Headlines News :
BRAM Grup bahruninfo@gmail.com. Powered by Blogger.

Usai Cidera, Gunaryo Belum Tampil Maksimal

KEBUMEN-  Stiker Persak Kebumen, Gunaryo masih tampil kurang maksimal saat menjamu Tim-Pra PON Jawa Tengah (28/02) di StadionChandradimuka yang menjadi kebanggaan kabupaten Kebumen.
Eks Striker PSCS Cilacap itu baru saja sembuh dari cedera kaki saat seleksi pemain persak beberapa bulan lalu. Ia masih terlihat dibangku cadangan saat Persak tertinggal 0-2 dari Tim tamu.
Menurut tim Medis, Ari Wibowo saat ditemui Kebumennews.com, Gunaryo masih diragukan tampil saat melawan Pra PON Jateng. “Gun masih tahap pemulihan, dia cedera saat seleksi awal bulan lalu” katanya.
Gunaryo absen di laga pertama uji coba melawa Persibas Banyumas 20 Februari lalu. Saat menjamu Tim besutan Firmandoyo itu, pelatih Sartono Anwar  memasukkan Gunaryo di menit akhir menjelang pertandingan usai.
Sartono  mengaku ingin melihat perkembangan yang dimiliki oleh anak asuhnya. “Gunaryo belum sepenuhnya pulih dari cedera, kami mencoba memasukannya di menit akhir, ia mulai membaik” katanya.

Pemain Luar Menjadi Daya Tarik Persak

KEBUMEN- Hadirnya pemain luar kota/luar daerah membawa sisi menarik tersendiri bagi penggemar sepakbola di Kabupaten Kebumen. Tak jarang satu sisi ini memang membuat penggemar dan pencinta sepak bola betah sampai akhir pertandingan yakni menunggu pemain kebanggaannya keluar ruang ganti.
Sedikitnya pemain yang cukup ngetren di dunia sepak bola yakni M. Irfan, bagi pencinta sepak bola tanah air. Pemian yang mempunyai ciri khas kepala  plontos itu lebih dikenal oleh penggemarnya. Tak hanya itu kemampuan mengolah si kulit bundar membuat decak kagum tersendiri saat dilapangan.
Saat wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai, para penonton langsung memburu pemain idolanya dan langsung memohon untuk foto bersama. Hal iti diakui oleh M.Irfan sendiri betapa banyaknya yang masih mendukungnya terus bermain.
“banyak penonton yang mendukung saya bermain, saya akan terus berlatih untuk PersakKebumen”  katanya saat setelah Persak menjamu Pra PON Jawa Tengah.(Mahfudin)

Festival Tari Tingkat Pelajar Se-Kabupaten Kebumen

Kebumen – “Whaduh, saya sampai susah menentukan pemenang, semua tarian yang disajikan siswa-siswi ini, bagus-bagus” Tutur Fatmawati, Juri pada Festival Tari  tingkat pelajar se-Kabupaten Kebumen yang di selenggarakan BEM Kampus IAINUKebumen. Festival yang berkolaborasi hibpop  ini  mampu membius penonton dan juri,  kreatifnya siswa-siswi pelajar Kebumen dalam menari dan mengkolaborasi tari Jawadengan modern dalam arena festival tari. Festival ini dikuti pelajar tingkat SLTA Se-Kabupaten Kebumen (30/2).
Pada festival ini memang menerapkan kriteria kejuaraan berjenjang (rangking), namun hanya tigaterbaik non rangking. Dalam hal ini SMA Karangan Ayar Kebumen  meraih predikat terbaik dalam sejumlah katagori tersebut di atas tanpa diikuti oleh daerah lainnya.
“Ajang ini festival tari tingkat pelajar kali ini adalah yang pertama kali di selengarakan oleh kampus IAINU untuk mewadahi bakat dan minat pelajar di Kabupaten Kebumen dalan hal tari jawa yang dikolaborasi dengan tari modern atau hibpop oleh kalangan muda khusunya pelajar untuk menghargai seni tari asli budaya jawa” Tutur Asror ketua panitia.
Kegiatan ini direncanakan tidak hanya tahun ini, akan tetapi akan diagendakan digelar rutin tahunan oleh BEM IAINU “Untuk melestarikan kesenian jawa, untuk tahun ini baru mencoba satu kesenian tari jawa, semoga tahun berikutnya akan mengakomodasi semua kesenian-kesian  jawa khusunya di Kebumen untuk dapat digelar festival tahuan di IAINU Kebumen Award.” Papar Lukman presiden BEM IAINU Kebumen. Lihat Videonya di sini ( kebumennews.com)

Rege untuk berbagi sosial di gua petruk

Minggu 22/02/2015 ramekan wisata gua petruk kebumen, dalam rangka kegiatan sosial yang di panitiani oleh masyrakat gua petruk pemuda dan pemudi. Setiap peserta di tarik biyayah masuk. Biyayah masuk tersebut untuk disembungka kegiatan sosial penyakit kanker yang ada di kebumen.

Lomba di basar buku kebumen

lombanya selama 3 hari jumat pildacil sama tahfidz, senen festival rebana diikuti 17  grup bahkan ibu ketua bhayangkari ( bu kapolres) ikut nyuporteri binaanya

Pertemuan Penrajin Batu Akik Kebumen

Pertemuan pencita batu akik yang Ada di kabupaten kebumen sebayak kurang lebih 150an anggota yg tersebar di berbgai wilayah kebumen, acara yang bertempat  Aula baldes kebumen, dekat bumen jaya, sebelah hotel putra yang di mulai habis mahrib sampai tengah malam.

Lomba Desain Logo Porsema

Lomba logo porsema jawa tengah di menangkan oleh peserta luar jawa, yang di berikan lasung simbolis calon tuan rumah Dr imam satibi ketua lp ma arif kebumen  juara satu dengan uang binaan 1 juta .

Sarapan Pagi Ala Kampung

Ternyata di kampung masih bisa menikmati sarapab pagi seperti ini, dengan zaman globalisasi, sarapan seperti ini makan-makan terbuat dari singkong masih di gemari di kampung-kampung khususnya para orang tua yang ber usia di atas 50 thn. Sikong di temani secangkir kopi pagi dan sebatang rokok lintibgan, sudah menjadi tradisi orang jawa.
Makan seperti ini bukan karena engga ada yang lain atau uang tapi menpunyai rasa tersendiri dan khas di saat-saat ini di mana para pemuda-pemudi menikmati makan serba instan mungkin juga sudah engga suka atau mau makan, ujar sibah rimba salah satu masyarakat kecamatan klirong.

PPC Iklan Blogger Indonesia
 

.

Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger