Headlines News :
Home » , » “Membumikan Kembali Nilai-nilai Pancasila sebagai Karakter dan Budaya Bangsa”

“Membumikan Kembali Nilai-nilai Pancasila sebagai Karakter dan Budaya Bangsa”

Written By Bahrun Ali Murtopo on March 3, 2012 | 3/03/2012

Pancasila sebagai symbol  karakter dan implementasi  budaya bangsa, kini mulai terkikis habis di telan oleh menjamurnya budaya barat. Tengok saja di pelosok-pelosok negeri dimana  masyarakat kini mulai kehilangan peradaban, desa hanya tinggal sebuah nama, Indonesia seakan telah kehilangan jati dirinya ini tak lain karena kurang terjaganya budaya budaya bangsa, apalagi seiring dengan
perkembagan zaman di mana manusia kini di hadapkan oleh kondisi yang serba digital, seakan di gitalisasi telah merambah ruang terdalam  dari hidup manusia bahkan  kemanusiaan itu sendiri,

Menjadi persoalan lebih karena digitalisasi sebagai produk kapitalis, belakangan menjadi “monster buatan” yang siap melahap siapapun, pihak-pihak yang tidak sepakat dengannya. Dan disitulah Negara kita. NKRI yang senantiasa kita cintai,seakan menjadi pesakitan dalam pasungan globalisasi yang datang, dengan  diboncengi issue-issue besar, seperti demokrasi, gender, HAM, terorisme, pluralisme, dan isme-isme lain yang tak lain produk otentik dari kapitalisme yang bersendikan individualisme.

Dalam pasungan traktat international atas nama moneterisme, demokrasi, HAM, transparansi, dan juga good governance negeri ini menyediakan diri untuk dibedah secara total oleh para konsultan asing yang tidak pernah mengerti bagaimana susun-bangun lapis masalah negeri ini dan yang lebih parah berniat memporak-porandakan keutuhan NKRI. Republik ini semakin tak mampu mendefinisikan jati dirinya sebagai bangsa merdeka, bersamaan  dengan hal tersebut Pancasila sebagai falsafah bangsa dan dasar Negara seolah-olah hanya sebuah gading tua tanpa makna, keropos dimakan usia. Dengan nilai yang terkandung dalam Pancasila, di mata international republik ini idealnya  mampu menunjukan identitas dirinya ataupun karakternya sebagai bangsa merdeka. Sekaligus mampu menjadi momok menakutkan bagi perkembangan budaya di dunia international.
                                                                     
Persoalan selanjutnya adalah masih mungkinkah Republik ini bangkit dari pasungan demikian kuat? Masih mungkinkah kita menatap satu Matahari yang sama akan terbit 50 tahun ke depan di 3 titik waktu yang berbeda di Negeri yang kita sebut Indonesia ini? Atau masih adakah jalan yang bisa kita retas untuk satu demi satu, menata kembali karakter bangsa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Atau justru Pancasila hanya menjadi sejarah atau dongeng masa lalu bagi generasi bangsa ?

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, sebagai bagian dari elemen bangsa sekaligus sebagai organ gerakan social  harus mempunyai andil dan peran besar dalam menjaga nilai-nilai Pancasila, apalagi di era “diglobalisasi” dimana masyarakat  di hadapkan oleh kompetisi dan persaingan yang semakin ketat, yang kuat semakin kuat yang kalah semakin tertindas, ini meniscayakan adanya suatu kelompok atau suatu komunitas tertentu yang pasti akan tersingkir dari arena pertarungan, dalam hal ini perlu adanya strategi baru dalam mengarungi samudra westernisasi.

Berangkat dari hal demikian Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Kebumen dalam moment pelantikan pengurus periode 2011/2012 mencoba melakukan upaya yakni membumikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam jiwa anak bangsa, dengan mengadakan simposium nasional, dengan tema “Membumikan Kembali Nilai-nilai Pancasila sebagai Karakter dan Budaya Bangsa”
Share this post :
 
Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger