Headlines News :
Home » » Ajak Anak Muda Lebih Kreatif Lewat Fashion

Ajak Anak Muda Lebih Kreatif Lewat Fashion

Written By Bahrun Ali Murtopo on October 9, 2013 | 10/09/2013

KOMPAS.com - Kalangan muda, terutama para mahasiswa dan mahasiswi yang semakin dekat dengan dunia kerja, semestinya mulai berani mengembangkan potensi dan menggali kreativitas untuk bertumbuh menjadi pribadi mandiri. Salah satu cara menggali potensi dan kreativitas adalah dengan menggeluti dunia fashion, menjadifashionpreneur.

Industri kreatif, termasuk fashion di dalamnya, membuka peluang bagi siapa saja yang memiliki passion untuk terjun di dalamnya. Akan lebih baik jika kalangan muda membekali diri dengan ilmu fashion kalau ingin terjun di industri ini. Meski begitu, siapa saja yang punya minat bisa mengembangkan kemampuan, dengan berbagai cara untuk bisa memahami dunia mode dan bisnisnya.

Salah satu cara untuk menggali potensi dan minat adalah dengan terlibat dalam ajang fashion yang melibatkan kalangan muda. UI Fashion Week 2012 digelar pertama kalinya untuk memenuhi kebutuhan ini. Yakni, mewadahi anak muda yang berminat di bidang fashion dan ingin menciptakan kesempatan lebih luas di industri mode. Berlangsung 30 Agustus hingga 2 September 2012 di Kuningan City, Jakarta, ajang mode ini melibatkan 30 desainer muda dan ternama yang akan tampil di pagelaran busana, juga 15 label fashion lokal yang terlibat dalam pameran.

Menurut salah satu penggagas ajang mode ini, Yuke Adora Iskandar, mahasiswa dari dan di luar Universitas Indonesia memiliki ketertarikan tinggi untuk terlibat dalam fashion week ala mahasiswa ini. "Antusiasmenya tinggi, untuk panitia saja yang mendaftar 300 orang, sehingga kami harus melakukan audisi. Hingga terpilih 80-90 panitia, dan 70 volunteer dari berbagai kampus. Mereka punya minat yang tinggi terhadap fashion, bukan hanya punya styleyang beda tapi juga punya keahlian di bidang fashion, padahal kebanyakan bukan siswa sekolah mode, juga tidak pernah belajar fashion secara formal," tuturnya kepada Kompas Female seusai jumpa pers di Kuningan City Jakarta, Kamis (30/8/2012).

Desainer muda ternama anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI), Barli Asmara, turut tampil dalam fashion show di ajang mode ini. Kehadiran Barli sekaligus memberikan inspirasi, bahwa dengan passion dan keinginan untuk terus belajar, siapa pun bisa menggeluti bidang fashion dan menjadi fashion designer.

"Saya dulu tidak sekolah mode karena memang tidak diizinkan. Namun saya belajar dari pengalaman. Saya pikir, banyak yang juga memiliki pengalaman sama. Jadi tak perlu ragu jika memang ingin terjun di bidang fashion meski bukan berasal dari sekolah mode. Kalau ada talenta pasti ada jalannya. Namun, membangun industri kecil memang tidak gampang. Harus mau belajar, banyak bertanya, tidak merasa malu karena selalu ingin tahu, dan harus tahu apa yang orang suka. Saya berharap mahasiswa bisa menjadi fashionpreneur, bisa bertahan dan bukan sekadar main-main di bidang fashion," jelasnya.

Bagi Barli, fashion week yang diadakan kalangan mahasiswa ini dapat menjadi sarana edukasi fashion bagi kalangan muda dan masyarakat luas.

"Edukasi bukan hanya dari cara berpakaian, tapi juga mencontohkan agar anak muda tidak konsumtif belanja, namun terdorong untuk menciptakan produk fashion sendiri. Agar anak muda tidak selalu menjadikan produk luar sebagaifashion icon yang harus kita beli dan pakai, tetapi lebih memilih produk fashion lokal," jelasnya.

Selain Barli, sejumlah desainer ternama pun terlibat dalam ajang mode ini di antaranya Ghea Panggabean, LENNOR by Lenny Agustin, serta Danjyo Hiyoji. Sementara label lokal yang bisa didapatkan di area pameran di antaranya Legal & Crime, Zalora, Ophidio, Old Blue Co., Jack Hammer, de.cada.dia, Canvas Label, X(S)ML, Alexalexa, Nainsook, dan lainnya.

Penulis :
Wardah Fazriyati
Editor :
wawa
Share this post :
 
Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger