Melihat pendidikan (terutama formal) yang selama ini berjalan bertentangan dengan tujuan UU 45 yang berbunyi mencerdaskan anak bangsa tapi meliahat saat ini adalah menbodohkan bangsa.pendidikan yang menbodohkan yang di sebabkan hegomoni (kalo bukan malah visi) yang di ciptakan oleh penguasa pendidikan lembaga tentang pendidikan yaitu terciptanya untuk berbagai jenis pekerjaan pabrik /buruh.
Pertyakan dari kami jika semua lulus dari perguruan dari SMK maupun perguruan tinggi siapa yang bertangung jawab ,Dosen guru serta pengelolah pendidikan fprmal maupun non formal yang bertagung jawab adalah departemen pendidikan Nasional kah..?jawabanya tidak memuaskan karena para penglola dunia pendidikan teryata tidak jauh para pegangan-gangan,para pemimpin atau para pembohong yangmemegang pendidikan sebagai dunia yang makin tidak sehat.
Pendidikan itu jelas keliru ,karena di paksakan dari sisi kemanusiaan.karena jelas pendidikan di oreantasikan pada produk atu buruh kearah setelah selesai /tamat sekolah .oren tasi hanya sebagai perkerja saja bukan sebagai pembuat lapangan kerja. hal ini banyak penganguran yang semakin banyak di indonesia ,karena setiap tahun meluluskan ratusan ribu . pada orentasi jadi pekerja atau buruh pabrik aja .
Pendidikan semakin mahal jaminan tuk berkerja semakin sulit hal ini yang perlu segera diselesaikan oleh pemerintahan .dengan menbuat solusi pratis melihat pontensi alam kita alam berbagai pulao atau agraria .seandenya kalo lihat potensi kta indonesia kaya denagn alamya tapi dalam pemafaatnya belum terjangko.
seandainya pemerintahan menbuat kan fokus pendidika pada area pertanian ,lautan ,perhutan .itu ditekan kanya pada anak -anak didik cara menglola alam itu lebih baik dan menurangai kemiskinaan dan penganguran. dan pendidikan kita kearah bukan pekerja tapi pemikir ......

