Suara Muda
Headlines News :
Home » » PEMILIHAN BUPATI SEMAKIN TERASA KEBUMEN

PEMILIHAN BUPATI SEMAKIN TERASA KEBUMEN

Written By Bahrun Ali Murtopo on December 2, 2009 | 12/02/2009


Pilpub sudah semakin dekat, namun seperti tidak ada gregetnya di Kebumen. Pergerakan tim sukses mulai bergerak satu sama lain bersaing  satu sama lainya tuk menarik masanya begitu terasa oleh kalangan masyrakat sampe tingkat politkus. Baliho atau pun media kampanye yang kita jumpai di Kebumen mulai rame di tepi jalan . Masyarakat juga masih banyak yang tidak tahu kapan piilpub di gelar bahkan sebagaian besar sudah apatis. 

Mungkin karena kurangnya sosialisasi oleh penyelenggara pemilu di daerah (KPUD) dan kurang maksimalnya peran pemerintah daerah dalam mendukung sukses pilpub hanya orang-orang yang punya kempentingan jadwal pilpub yang tau. yang hari ini masih di tabnyakan oleh para aktifis dan masyrakat yang mana yang pantas dan seperti apa tiperia bupati yang patas tuk meminpin masyrakat kebumen, di kaernakan masyrakat masinh asing dengan calon bupati dan wakilnya. di karena kan banyak colon yang akan maju ,masyrakat semakin bingun yang seperti apa calon yang cocok tuk kebumen.

           Belum terbukanya para colon yang akan maju dalm Visi-Misi kedepan yang jelas.karen banyak ulama atau orang yang di tua kan di masyrakat berbeda pemdapat .di karena yang di percaya terpecah dalam pelihan menjadi berapa suara untuk memilih masyrakat menjadi bingun  tuk memilih dalam pilpub nanti ahirnya masyrakat memilih yang ada unganya atau dalam bahasa kasarnya yang menbeli suaranya karena ketidak kompakan patra orang yang dituakan dalam dalam peminpinan partai maupun agama.
Jika terus seperti ini, maka tingkat golput akan semakin tinggi. Pada saat pileg kemarin angka golput di Kebumen mencapai 40 %, padahal sosialisasi yang sangat maksimal baik yang dilakukan KPUD, pemda, parpol ataupun para caleg. Mengaca dari situ lantas bagaimana partisipasi masyarakat pada pilpub nanti. 
       
         Bukan tidak mungkin tingka parisipasi masyarakat sangat minim dan angka golput dapat mencapai 60 %. Oleh karena itulah semestinya KPUD sebagai penyelenggara pemilu di daerah harus segera melakukan terobosan dan bergerak lebih cepat memaksimalkan sosialisasi pada masyarakat dalam menangani hal ini sebelum semua ini terjadi kecurangan atau ketidak kepercayaan pada sang pemimpin.
Share this post :
 
Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger