Suara Muda
Headlines News :
Home » , , » Bulan Suro Bukan Untuk NIkahan

Bulan Suro Bukan Untuk NIkahan

Written By Bahrun Ali Murtopo on September 26, 2011 | 9/26/2011


Sebagai ‘wong jowo’, Simbah Marso Desa Tujung Seto Kecamatan Sempor  merasakan betul betapa yang namanya adat terkadang mbikin hidup tambah ruwet. Mungkin tadinya bermaksud baik, namun seiring bergesernya waktu, adat yang tadinya terlihat adiluhung, malah terasa menyesakkan hidup.  Apalagi kalo diembel-embeli keyakinan “Hidup Ala Ruwet”.



Simbah gak begitu tahu banyak adat-adat apa yang harus dilalui seumur hidup manusia. Namun yang sedikit simbah ketahui saja sudah cukup merepotkan manusia.

Karena banyak Fase ini harus dilalui dengan banyak berpantang seperti blan suro di larang untuk Pernikahkan itu pun tidak di lakukan oleh orang jawa selama satu bulan. Wong jowo nyebut “ra ilok”, wong sunda bilang “pamali” atau pantangan gak pantes dilakukan, Bila di lakukan bisa menbawa musibah pada dirinya.

karena dlm tradisi jawa bulan suro itu untuk laku, tirakat dan segala sesuatu yg bersifat spiritual jadi hubunganya dengan toleransi kepercayaan yang di lakukan oleh orang jawa, di bulan suro orang banyak melakukan puasa. Interofeksi diri, kegitan adat masing-masing desa dan mengperingati tahun baru islam.
Kebumen, 22 November 2011 pukul 16.00 Wib.
Share this post :
 
Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger