07.30 – 09.45 wib: Massa rakyat warga
desa, terdiri dari
petani, pemuda dan perempuan; berkumpul di utara jalur Jln. Daendels di desa Wiromartan,
Mirit;
-Pada saat yang sama, di ruas jalan seputar gerbang kantor Pemkab dan
DPRD [timur alun2 Kebumen] baru selesai dilaksanakan apel pasukan ber-uniform PHH,
polisi [termasuk polwan],
tentara dan jajaran intel berpakaian sipil;
- Di lokasi kumpulnya massa rakyat, disampaikan orasi pembekalan
oleh Kades Wiromartan, Widodo Sunu Nugroho; dan membaca doa bersama
dipimpin oleh ustadz setempat;
- Massa rakyat sebanyak 100-an beriringan naik sepeda motor menuju ke lokasi pemagaran
TNI
di 750-an meter arah selatan;- Diantara massa yang bergerak itu ada
pula petani dari desa lain di kecamatan Mirit dan desa-desa lain yang
ikut bersolidaritas, yakni dari Kaibon Petangkuran,
Setrojenar, Ayamputih.
09.56 – 10.15 wib : Massa rakyat tiba di lokasi dan langsung menuju titik pemagaran di sisi barat jalan akses menuju pesisir;
- Di lokasi pemagaran terdapat 2 unit truk militer dan 1 alat berat
eskavator tengah melakukan aktivitas pemagaran, sesuatu yang ditolak
oleh warga terutama para petani pemilik dan penggarap lahan pertanian
pesisir
Urutsewu;
- Beberapa petani yang tengah bekerja tak jauh dari lokasi pemagaran
ikut bergabung dengan warga di lokasi pemagaran, di sebuah lahan
tanaman cabe dan lahan-lahan tanaman lain pada zona itu yang juga
terlanggar;
- Massa rakyat beralasan pemagaran yang menerjang lahan-lahan milik
petani sebagai ilegal, tak berijin, tanpa pamit atau pun pemberitahuan
ke pemerintah desa setempat;
- Salah satu warga yang membawa megaphone menyampaikan maksud
kedatangan warga dan meminta pimpinan proyek pemagaran TNI menemui warga
yang datang ke lokasi;
10.15 – 10.30 wib : Kades Wiromartan Widodo Sunu Nugroho yang
mengiringi warganya, dengan berpakaian dinas Kades, menyampaikan orasi
melalui megaphone diantara warga dan pasukan militer dari satuan Zipur;
- Dalam orasinya Kades menyampaikan pandangannya, tentang tiadanya
dasar legalitas pelaksanaan proyek pemagaran, tanpa pemberitahuan ke
pemerintah desa, dan hal-hal lain yang justru mencederai profesionalitas
institusi TNI sendiri;
- Kades juga meminta berkomunikasi dengan komandan yang bertanggung
jawab memimpin pelaksanaan proyek pemagaran di lokasi pesisir desa yang
menjadi bagian wilayah desanya itu;
- Seruan permintaan Kades ini dibalas dengan suara musik dangdut
dengan dukungan sound-system power besar yang rupanya telah disiapkan
tentara di lapangan;
- Pada rentang waktu yang sama, aktivitas eskavator dengan roda
berantainya menggilas tanaman tetap berjalan sebagaimana sebelumnya,
yakni mengangkut dan membongkar bawaan material pemagaran,
- Atas fakta lapangan ini, massa rakyat yang melihat spontan meneriaki kerusakan tanaman cabe milik petani;
10.30 – 10.40 wib : Pada saat Kades Wiromartan masih menyampaikan
orasinya dan permintaan untuk berkomunikasi dengan komandan lapangan tak
digubris, tentara merangsek maju menutup titik pemagaran;
- Dari jarak 200-an meter arah barat, bergerak pula segerombolan tentara yang tengah menuju lokasi titik pemagaran;
- Kades Wiromartan yang masih mencoba menyerukan agar tentara tidak bertindak kekerasan, malah langsung dijawab dengan
aksi pemukulan yang membabi-buta;
- Pukulan ini melukai kepala Widodo Sunu Nugroho, dan darah mengucur
menutupi wajahnya yang membuat Kades ini menyingkir tapi tak melarikan
diri dari lokasi karena melihat warga desanya juga dipukuli pentungan
tentara;
- Sejauh 7 meter dari titik penyerangan pertama, terlihat seorang
pemuda dipukul keroyokan oleh tentara, terjatuh dan diinjak-injak sepatu
lars.
Korban ini
jatuh pingsan di lokasi saat itu juga;
- Ada belasan lagi warga lainnya, termasuk perempuan, tercerai-berai
kena pukulan toya tentara, terdengar pula suara tembakan peluru hampa
di lokasi;
- Kebrutalan militer ini menyusul menimpa Kades sehingga akhirnya Widodo Sunu Nugroho pun jatuh pingsan;
10.45 – 11.00 wib : Kades Wiromartan bersama 1 warga yang jatuh
pingsan di lokasi serangan militer, dievakuasi dengan menggunakan sepeda
motor ke Puskesmas Mirit;
- Saat warga mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan ini,
ternyata ada mobil patroli polisi yang hanya diparkir diam dalam jarak
100 meter sebelah utara lokasi serangan, tanpa melakukan tindakan apa
pun. (
AP45 )