Suara Muda
Headlines News :
BRAM Grup bahruninfo@gmail.com. Powered by Blogger.
Tridinamika Blog Kontes 2013
Showing posts with label kebijakan. Show all posts
Showing posts with label kebijakan. Show all posts

NU dn Muhamadiyah Bersatu Menbangun Daearah

Acara inti malam tasyakuran atas dilantiknya Yahya Fuad dan Yazid Mahfud diisi tausiyah oleh dua Pimpinan Wilayah Jawa Tengah, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Ahmad Tafsir Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah menyatakan bahwa NU dan Muhammadiyah di Kebumen ini akhirnya bersatu. Dia berharap jangan hanya karena ada kepentingan yang sama, tetapi selamanya selalu bersama.
“NU dan Muhamadiyah itu sesuai simbol mereka ibarat Bumi dan Matahari, matahari tanpa bumi tidak berfungsi, demikian juga bumi tanpa matahari jadi mati” Tutur Ahmad Tafsir dalam tausiyahnya. Sementara Ketua PWNU Jawa Tengah Abu Hafsin MA menyataan Kebumen menjad barmeter Nasional untuk bersatunya NU dan Muhammadiyah. “Inilah satu-satunya di Indonesia NU dan Muhammadiyah bisa bersatu menjadikan Bupati Kebumen, nanti semoga bisa di bawa ke Jawa Tengah bahkan Nasional” Tutur Abu Hafsin pada tausiyah kedua kebumen .

Tolak Tambang Semen, PERPAG Aksi Tanam Pohon



Kebumennews >> Untuk yang pertama kalinya, Persatuan Rakyat Penyelamat Karst Gombong [PERPAG] melancarkan aksi tanam pohon di Kawasan Bentang Alam Karst [KBAK] Gombong Selatan; Minggu [13/12]. Lokasi penanaman tepatnya di seputar Gua Banteng dan Gua Cocor, yang terletak di kawasan hulu pedukuhan Karangkamal, desa Sikayu, Buayan.
Rintisan aksi tanam pohon yang pertama kali dilakukan ini, melibatkan tak kurang dari 500an massa rakyat Desa Sikayu dan sekitarnya. Mulai dari anak-anak hingga orangtua ikut berpartisipasi, termasuk ibu-ibu yang sangat antusias mengikuti penanaman 1.500 pohon jenis jati. Anak-anak seusia SD hingga SMP bahkan juga nampak semringah terlibat kegiatan outbond di desanya. Beberapa dari anak-anak ini ternyata baru pertama kali melihat keelokan gua-gua karst yang tak terlalu jauh dari pemukiman penduduk setempat.
Menurut Wakil Ketua PERPAG Lapiyo yang saat aksi tanam pohon ini dilakukan tengah berada di Jakarta, pohon jati yang ditanam merupakan sumbangan dari Kementerian LH. Pada hari yang sama, Lapiyo juga tengah menemui dua pakar geologi dan lingkungan Indonesia di Jakarta guna menggalang dukungan dari keduanya.
Berkesinambungan
 Dalam aksi ini Ketua PERPAG Samtilar yang mengkoordinasikan aksi di lapangan, menjelaskan bahwa aksi tanam pohon ini sudah merupakan program konsolidasi organisasinya. Meskipun begitu, dia terkejut sekaligus bangga dengan respons dan keterlibatan warga yang berasal dari 6 pedukuhan.
“Rencana Perpag nantinya juga akan tanam pohon produktif, seperti duren”, terangnya. Saat ini telah terhimpun sekitar 400-500 batang pohon duren lokal. Ternyata buah duren lokal dari pohon yang tumbuh di kawasan karst Gombong selatan ini dipercaya banyak orang  memiliki citarasa yang khas.
Penanaman pohon jati di seputar Gua Banteng dan Gua Cocor ini diprioritaskan pada areal yang tanahnya belum dibeli oleh fihak pt. Semen Gombong. Namun penanaman juga dilakukan di lahan yang ditumbuhi pohonan, termasuk di areal yang telah ada pohon jati sejenis. Hal ini merupakan antisipasi agar saat pohon jati besar ditebang, telah ada pohon baru yang tumbuh sebagai penggantinya. (AP)

Kebumen Raih Penghargaan “Nagasasra Award” 2015 Dalang Cilik

(Pekunden, Kutowinangun)  dan Kethuk Guritno (Adikarto, Adimulyo); masing-masing sebagai Penampil Terbaik 1, Penampil Terbaik 2 dan Penampil Faforit 3. Seorang dalang anak Kebumen lainnya, Bambang Priambodo dari Prembun gagal meraih point kejuaraan.
Penyelenggara Lomba Dalang Anak 2015 tingkat Jateng-DIY adalah Rumah Budaya Nagasasra, Banjarnegara. Sedangkan penilaian dipercayakan pada 3 orang pakarseni pedhalangan sebagai tim yuri dari Banjarnegara, Purwokerto dan Yogyakarta. Lomba ini diikuti oleh 11 peserta berasal dari Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen dan Yogyakarta.
Pengiriman 4 delegasi Dalang Anak ini difasilitasi oleh Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kebumen, dengan cara bahu membahu oleh Ketua Umum DKD Kebumen, Pekik Sat Siswonirmolo beserta segenap jajaran pengurus lainnya, mengingat tak ada dukungan dana dari pemerintah kabupaten untuk tahun 2015 ini. Sebelum pengiriman 4 dalang anak ini, DKD menggelar seleksi atas 10 dalang anak dari berbagai daerah di Kabupaten Kebumen. Dan dilanjutkan dengan pendalaman materi lomba di Padepokan Sehat Medika Karanganyar, Kebumen.

Lakon Dewaruci, Faforit Pilihan Peserta
Penyelenggara Lomba Dalang Anak 2015 yakni Rumah Budaya “Nagasasra” Banjarnegara, menyediakan 3 pilihan lakon pakeliran padat, yakni Babad Alas Wonomarto, Jabang Tetuko dan Dewaruci. Dari ketiga lakon ini, Dewaruci menjadi favorit yang banyak dipilih peserta.
Menurut salah seorang Yuri Lomba Dalang Anak 2015, Ki Sutarmo, pilihan lakon ini tak lepas dari sentuhan para pembina seni pedalangan dalam mempersiapkan anak asuhannya. Rupanya lakon Dewaruci ini memang dipandang paling memenuhi dua aspek pagelaran wayang; yakni aspek tontonan dan tuntunan.
Secara khusus, Ki Sutarmo mengaku salut dan sangat mengapresiasi atas penampilan 4 dalang anak yang menjadi delegasi dari Kebumen dalam lomba ini; yang memang tampil memukau di hadapan dewan yuri dan masyarakat penontonnya.
“Ini menjadi bukti eksistensi pembinaan seni pedalangan di Kabupaten Kebumen”, pungkasnya. (AP)

Kronologi Serangan TNI Terhadap Warga Urut Sewu di Wiromartan, 22 Agustus 2015

07.30 – 09.45 wib:  Massa rakyat warga desa, terdiri dari petani, pemuda dan perempuan; berkumpul di utara jalur Jln. Daendels di desa Wiromartan, Mirit;
-Pada saat yang sama, di ruas jalan seputar gerbang kantor Pemkab dan DPRD [timur alun2 Kebumen] baru selesai dilaksanakan apel pasukan ber-uniform PHH, polisi [termasuk polwan], tentara dan jajaran intel berpakaian sipil;
-  Di lokasi kumpulnya massa rakyat, disampaikan orasi pembekalan oleh Kades Wiromartan, Widodo Sunu Nugroho; dan membaca doa bersama dipimpin oleh ustadz setempat;
-  Massa rakyat sebanyak 100-an beriringan naik sepeda motor menuju ke lokasi pemagaran TNI di 750-an meter arah selatan;-  Diantara massa yang bergerak itu ada pula petani dari desa lain di kecamatan Mirit dan desa-desa lain yang ikut bersolidaritas, yakni dari Kaibon Petangkuran, Setrojenar, Ayamputih.
09.56 – 10.15 wib :  Massa rakyat tiba di lokasi dan langsung menuju titik pemagaran di sisi barat jalan akses menuju pesisir;
-  Di lokasi pemagaran terdapat 2 unit truk militer dan 1 alat berat eskavator tengah melakukan aktivitas pemagaran, sesuatu yang ditolak oleh warga terutama para petani pemilik dan penggarap lahan pertanian pesisir Urutsewu;
-  Beberapa petani yang tengah bekerja tak jauh dari lokasi pemagaran ikut bergabung dengan warga di lokasi pemagaran, di sebuah lahan tanaman cabe dan lahan-lahan tanaman lain pada zona itu yang juga terlanggar;
-  Massa rakyat beralasan pemagaran yang menerjang lahan-lahan milik petani sebagai ilegal, tak berijin, tanpa pamit atau pun pemberitahuan ke pemerintah desa setempat;
-  Salah satu warga yang membawa megaphone menyampaikan maksud kedatangan warga dan meminta pimpinan proyek pemagaran TNI menemui warga yang datang ke lokasi;
10.15 – 10.30 wib :  Kades Wiromartan Widodo Sunu Nugroho yang mengiringi warganya, dengan berpakaian dinas Kades, menyampaikan orasi melalui megaphone diantara warga dan pasukan militer dari satuan Zipur;
-  Dalam orasinya Kades menyampaikan pandangannya, tentang tiadanya dasar legalitas pelaksanaan proyek pemagaran, tanpa pemberitahuan ke pemerintah desa, dan hal-hal lain yang justru mencederai profesionalitas institusi TNI sendiri;
-  Kades juga meminta berkomunikasi dengan komandan yang bertanggung jawab memimpin pelaksanaan proyek pemagaran di lokasi pesisir desa yang menjadi bagian wilayah desanya itu;
-  Seruan permintaan Kades ini dibalas dengan suara musik dangdut dengan dukungan sound-system power besar yang rupanya telah disiapkan tentara di lapangan;
-  Pada rentang waktu yang sama, aktivitas eskavator dengan roda berantainya menggilas tanaman tetap berjalan sebagaimana sebelumnya, yakni mengangkut dan membongkar bawaan material pemagaran,
-  Atas fakta lapangan ini, massa rakyat yang melihat spontan meneriaki kerusakan tanaman cabe milik petani;
10.30 – 10.40 wib :  Pada saat Kades Wiromartan masih menyampaikan orasinya dan permintaan untuk berkomunikasi dengan komandan lapangan tak digubris, tentara merangsek maju menutup titik pemagaran;
-  Dari jarak 200-an meter arah barat, bergerak pula segerombolan tentara yang tengah menuju lokasi titik pemagaran;
-  Kades Wiromartan yang masih mencoba menyerukan agar tentara tidak bertindak kekerasan, malah langsung dijawab dengan aksi pemukulan yang membabi-buta;
-  Pukulan ini melukai kepala Widodo Sunu Nugroho, dan darah mengucur menutupi wajahnya yang membuat Kades ini menyingkir tapi tak melarikan diri dari lokasi karena melihat warga desanya juga dipukuli pentungan tentara;
-  Sejauh 7 meter dari titik penyerangan pertama, terlihat seorang pemuda dipukul keroyokan oleh tentara, terjatuh dan diinjak-injak sepatu lars. Korban ini jatuh pingsan di lokasi saat itu juga;
-  Ada belasan lagi warga lainnya, termasuk perempuan, tercerai-berai kena pukulan toya tentara, terdengar pula suara tembakan peluru hampa di lokasi;
-  Kebrutalan militer ini menyusul menimpa Kades sehingga akhirnya Widodo Sunu Nugroho pun jatuh pingsan;
10.45 – 11.00 wib :  Kades Wiromartan bersama 1 warga yang jatuh pingsan di lokasi serangan militer, dievakuasi dengan menggunakan sepeda motor ke Puskesmas Mirit;
-  Saat warga mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan ini, ternyata ada mobil patroli polisi yang hanya diparkir diam dalam jarak 100 meter sebelah utara lokasi serangan, tanpa melakukan tindakan apa pun.  ( AP45 )

Berharap ada Solusi Air Asam Jadi Air Tawar

Kebumen- Masyarakat desa Madurejo kecamatan Puring kabupaten Kebumen Jawa Tengah berharap pemerintah memberikan modal untuk usaha peternakan. Hal ini mengingat bahwa desa ini setiap musim penghujan merupakan daerahlanggananbanjir sehingga sulit untuk panen dua kali setahun. “Untuk satu musim panen saja kami kadang  tiga bahkan empat kali tanam karena terus dilanda banjir. Ini daerah rendah sehingga sebagai pembuangan air hujan,”ujar  warga  (37) yang tinggal di dukuh Kepudang desa Madurejo.
Warga haya pasrah dan menunggu air surut untuk bisa di Tanami kembeli, untuk sementara yang bisa di panen sayuran kakung sebagai hasil pertanian tetap saat seperti ini,
Untuk saat ini masyarakat madu rejo puring, berharap ada solusi terkait suber air yang ada di desa madu rejo bisa di tangani maslahnya air sumur rasa asam, hanya da 2 sumur yang berasa tawar yaitu di masjid dan rumah warga hanya satu,
Untk mendapatkan air tawar masyrakat harus beli perjligen tiap bagi untuk komsumsi utama masak dan minum, dengan harag perjiglen sekitar 2000-3000. Harapan masyrakat adanya KKNMahasiswa Saat ini bisa member solusi terkait air rasa asam dan pemerintah bisa memberikan solusi ini pada masyrakatnya ujar salah satu warga saudara X.  masyarakat yang selama ini dikenal sebagai desa tertinggal ini. (b 1)

Kodim 0709 Kebumen memprakarsai rencana pembangunan monumen pemuda kedaulatan 45

KEBUMEN, kabarkebumen.com - Kodim 0709 Kebumen memprakarsai rencana pembangunan monumen pemuda kedaulatan 45. 

Monumen yang akan dibangun di kompleks Makodim 0709 Kebumen itu untuk mengenang dan menghormati peristiwa pelucutan senjata pasukan jepang di Kebumen pada 24 Agustus 1945 yang dilakukan oleh pemuda yang tergabung dalam Barisan Keamanan Rakyat (BKR) dan pelajar yang dipimpin oleh eks Chudancho Soedrajat.

Hal itu disampaikan oleh Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Inf Dany Rakca Andalasawan SAP kepada Suara Merdeka di sela-sela ceramah kebangsaan dalam rangka refleksi peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-85 tahun 2013 di Aula Makodim 0709 Kebumen, Senin (28/10).

"Dengan kekuatan 400 orang bersenjata bambu runcing dan senjata lain para pemuda Kebumen meruntuhkan mental pasukan jepang," ujar Dandim seraya menyampaikan monumen itu dibangun untuk menghormati jasa para pendahulu generasi muda Kebumen yang tergabung dalam BKR dan pelajar dalam aksi juang tersebut.

Sementara itu ceramah kebangsaan yang disampaikan oleh Dandim dihadiri anggota TNI dan organisasi kepemudaan. Antara lain Pemuda Pancasila dan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI Polri (FKPPI) Kebumen. Dalam ceramahnya, Dandim mendorong para generasi muda untuk mengetahui apa yang telah diperjuangkan oleh generasi terdahulu. Selain itu, Dandim juga mengajak pemuda agar berkarya nyata sehingga bisa dikenang generasi sesudahnya.

Ketua Pemuda Pancasila Kebumen Edy Sugiharto menyampaikan, masih kurangnya perhatian pemerintah daerah dalam hal pembinaan organisasi kepemudaan. Dia mencontohkan Pemuda Pancasila Kebumen selama ini berjalan tanpa mendapat bantuan anggaran dari Pemkab. "Adapun kegiatan bisa berjalan murni atas iuran dari anggota dan simpatisan," ujar Edy Sugiharto.

Sebelumnya, upacara dalam rangka memperingati hari sumpah tingkat Kebumen digelar di Alun-alun. Bupati H Buyar Winarso SE bertindak selaku inspektur upacara. Hadir anggota Forkopinda, Sekda H Adi Pandoyo SH MSi, pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen.

Membacakan sambutan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora) KRMT Roy Suryo, Bupati menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengangkat tema "Dengan sumpah pemuda, kita wujudkan pemuda yang santun, cerdas inspiratif dan berprestasi". Tema itu membawa pesan, pemuda Indonesia perlu meyakinkan dunia bahwa generasi pemuda Indonesia tetap memelihara kesantunannya, di tengah berbagai perubahan nilai moral dan sosial yang melanda dunia.
Sumber : Suaramerdeka

Jalan Baru Wonosari-Wadasmalang


Wonosari-Wadasmalang yang sedang dibangun Pemkab Kebumen, disambut gembira warga Kecamatan Sadang. Tidak berlebihan karena selama ini, untuk menuju Kota Kebumen, warga tidak memiliki pilihan lain kecuali melalui Karangsambung-Mertokondo.
"Realisasi pembangunan ruas jalan Wonosari-Wadasmalang sudah sangat lama dinanti. Jalan itu akan meningkatkan mobilitas warga. Apalagi jarak ke Kebumen akan menjadi lebih singkat dibanding harus melalui Karangsambung," kata Kepala Desa Wonosari, Boimun, Rabu (23/10/2013).

Bagi warga Sadang, jalan Wonosari-Wadasmalang menjadi jalur alternatif untuk menuju Kota Kebumen melalui Krakal Kecamatan Alian. Warga menyambut gembira karena jika ke Kota Kebumen melalui jalan itu, akan mempersingkat jarak sekitar 5 kilometer dibanding harus melalui Karangsambung. Selain itu, Sadang-Karangsambung-Mertokondo, kerap mengalami gangguan akibat tertutup longsor ketika musim hujan.
"Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada jalur Sadang-Karangsambung-Mertokondo, maka wilayah Sadang masih tetap bisa dijangkau melalui Krakal-Wadasmalang-Wonosari," jelas Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi ST MT.

Hanya saja, pembangunan ruas Wonosari-Wadasmalang masih menyisakan jembatan di atas Sungai Luk Ulo yang belum jelas kapan dibangun. Jembatan itu yang akan menghubungkan jalan dari arah Krakal dengan jalan yang ke arah Karangsambung. Wahyudi mengakui belum ada anggaran untuk membangun jembatan yang panjangnya sekitar 60 meter itu. Namun anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 4 miliar, sudah diusulkan ke pemerintah pusat dan provinsi. (Suk/krjogja) 


Sumbur  beritakebumen

85.968 Siswa Kebumen Diusulkan Terima BSM

SuaraMuda-Meksi hanya memperoleh kuota jumlah siswa penerima bantuan siswa miskin (BSM) sebanyak 77.425 siswa, namun Kabupaten Kebumen mengusulkan 85.968 siswa SD/SMP/SMA/SMK untuk mendapatkan dana bantuan atas kompensasi kenaikan bahan bakar itu.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kebumen, Dra Dyah Woro Palupi, mengatakan dari jumlah siswa yang diusulkan, 55.885 siswa yang orangtuanya memiliki kartu perlindungan sosial (KPS), dan 30.083 siswa usulan sekolah.

Ditegaskan, jumlah siswa yang diusulkan lebih banyak dari kuota karena kriteria sasaran BSM tidak hanya siswa yang orangtuanya pemegang KPS. Menurut Woro, BSM juga bisa diberikan kepada siswa penerima kartu calon penerima bantuan siswa miskin khusus SD dan SMP, orangtua siswa peserta program keluarga harapan.

Selain itu, siswa terancam putus sekolah karena kesulitan biaya, siswa yatim, piatu, dan yatim piatu, serta siswa yang berasal dari korban musibah, kelainan fisik, korban PHK, dan siswa dari rumah tangga sangat miskin.

BSM diberikan langsung ke rekening siswa setiap semester atau dua kali setahun. Untuk siswa SD Rp 225.000, SMP Rp 375.000, serta SMA dan SMK Rp 500.000. Selain menerima BSM, masih ada tambahan manfaat Rp 200.000 pertahun setiap anak.

"Sampai saat ini, baru 26.185 siswa SD dan 1.768 siswa SMP yang sudah menerima BSM. Harapannya, semua siswa yang diusulkan mendapat BSM," ungkap Woro yang didampingi Kabid Pendidikan Menengah, Drs H Sudirman. (Suk) krjogja.com

Masyrakat Tepi Kali Lukulo Was-was Akan Adanya Longsor



SuaraMuda-sebagiannya rumah-rumah hampir runtuh akibat longsor tanah kali lukulo, tercatat sudah 7 rumah di sepanjang kali lukulo, yang mengalami runtuh dan di pindahkan ke lahan lain oleh warga setempat secara sembedaya, wakaf, di sisi lain warga yang g rumahnya dekat kali selalu hati-hati/was was karena musim hujan akan datang menmungkin terjadi longsorkan kembali . seperti milik bapake riky ,bapake turipah,bapake yono rumah sepanjang kali sebelah barat dekat kuburan. sebelah timurnya yang sudah longsor.

yang beelokasi di Desa kedungwinangun dukuh pagak rt.02 rw. 08 klirong kebumen. apa lagi di musim kemaro cukup menperhatikan karena terjadi ketinggian tanah ke sungai bisa mencapai 20-21 bis (1 bis =1.5 meter) menurut perhitunga pembikina sumursangat kesulitan mendapatkan sumber air. walau dekat dengan sungai juga kesulitan air bersih. pada saat permerintahannya ibu rusti pernah akan di bikin seket dan tepi kebur, setelah ibu rusti jadi wkil gubemur dengan bapak bibit agenda ini gagal, yang di teruskan pemerinthnya oleh bapak Nasarnudin hanya buat bendung di dekat jembatan tamanwinagun sehingga sungai tidak mengalir, harapakan wargapun hanya kosong. tidak bisa berbuat apa-apa apa lagi pemerintahn saat ini yang di pinpin bapak buyar winarso belum ada tidakan lagi.
saya berharap desa kami bisa diberikan solusinya kepada pemerintah seteampat terkait nasih masyrakat yang hidup di tepi kali terkait bencana alam longsor dan kesulitan air bersih. kebumenujar ( Aang Seno ).

Sungai Irigasi Kaligending Mengakami Kedangkalan

SuaraMuda-Sungai irigasi Kaligending selama ini mengairi sawah dan sumber air untuk Kebumen kota dan sekitarnya. Jika sungai yang berasal dari bendung Kaligending ini mengalir sumur-sumur wagra di daerah aliran sungai ini menjadi terisi penuh sementara jika aliran nerhenti sumur menjadi kering.
Tetapi perilaku beberapa warga yang membuang sampah di sungai nampaknya menyebabkan pendangkalan di beberapa jalur sungai irigasi ini.
Seperti jalur irigasi yang melintas di desa Widoro, pendangkalan terjadi akibat tumpukan sampah hasil akumulasi di sepanjang jalur. Setelah belokan sampah itu berhenti dan menyeret pasir dan tanah yang hanyut. Semakin lama kebumennews.com

Kaum muda Indonesia sudah "melek" media

Dunia perpolitikan saat ini dituntut mampu menangkap potensi era digital dalam melakukan komunikasi politik kepada masyarakat. Para politikus atau aktor politik di Indonesia kini harus mampu membidik sosial media seperti facebook dan twitter dalam kampanye politik. 

"Hal ini terlihat dari kenyataan di mana di Indonesia pada 2013 ini terdapat sekira 75 juta masyarakat pengguna internet. Sementara dalam Pemilu (Pemilihan Umum) 2014 mendatang, 63 persen pemilih adalah masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa," ucap penulis buku Political Branding and Public Relation, Silih Agung Wasesa kepada wartawan, di Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (6/6/2013).
"57 persen di antaranya adalah kaum muda yang melek media. Ketika politikus atau partai politik fokus kampanye pada kaum muda melek media saja, kemungkinan menangnya sudah cukup besar," imbuhnya.
Sebelumnya, Silih Agung mengungkapkan, di era penggunaan sosial media, dalam pencitraan politik akan memberikan kemungkinan adanya kampanye politik tidak lagi memerlukan kerumunan orang.

"Ketika era digital sudah diterapkan secara total oleh para aktor politik, akan ada suatu masa, di mana proses kampanye politik maupun pemilihan eksekutif maupun legislatif benar-benar digital dan terpantau secara real time online," katanya.
Silih mengatakan, kampanye melalui sosial media justru hanya diperlukan sebuah perangkat seperti laptop atau smart phone untuk dapat memantau politik dan kebiasaan pemilih. "Sosial media memiliki posisi strategis untuk digunakan dalam proses kampanye politik," pungkasnya. 
Sumber -Sindonews.com 

Uapacara 17 Agutus Ala Dunia Maya

SuaraMuda-Komonitas Kopi Galauw tidak ketingalan dalam Acara 17 agustus 2013. Upacara ini luar bisa yang jarang dn mukin belum ada di indonesia atau dunia. Upacara kali ini di Komonitas Kopi Galau yang ada di WASHAP. Dengan caranya sendiri untuk mengenang para Pejuang Bangsa kita yang telah gugur. Dengan acara yang sama seperti halnya upacara di dunia nyata.
Di mana peranan komonitas ini, dibagi peranan-peranan masing-masing, seperti hal yang ada dlm runtutan upacara. Di karenakan tak mukin bisa ikut acara karena tak ada undangan upacara, karena mayoritas di kopi galauw bukan pejabat, aparat, siswa dan setruktur pemerintah. Makah oleh karena itu komonitaa kopi galau memafaatkan Washap mengadakan sendiri peringatan upacara 17 agustus di dunia maya. Yang masing-masing  peserta menpunyai tugas. Strukur acara upacar. Ketua pembina bapak brs mustolih, komadan upacara.samsul H. Komandan regu, agus S. Pembawa bendera, aji, elsa, lulu. Pembaca tek proklamasi novita. Do"a hamim M. Ke aman joko.  Bagian kesehatan bedan ayu. Menyayikan lagu indonesia raya ifah. Peserta angota kopi galauw, persiapan sejak jam 7 pagi di  mulai jam 9.
Bacaan proklamasi tek di atas. amat pebina upacara oleh pembina bapak tolih.
Upacara kemerdakan di mulai...
Upacara di mulai
Siaaaaap.......graaaak
Pembina upacara masiki mimbar acara

Teks Proklamasi KEMERDEKAAN....
di atas 

lagu indonesia raya.......

Amanat Pembina Upacara Bapak Mutolih
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Yang terhormat Bapak/ibu/mas.mba yu. ...
Yang terhormat Bapak Ketua RW/RT ...
Yang terhormat angota Kopi Galau
Dan hadirin sekalian yang kami muliakan!

Merdeka! Merdeka! Merdeka!

Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, pada hari ini kita semua masih diberi kesempatan untuk ikut serta memeriahkan acara hari ulang tahun kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-68 dalam keadaan sehat wal-afiat.

Selanjutnya dengan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan kita ini kami berharap, semoga kita lebih meningkatkan rasa cinta kita pada tanah air dan bangsa, lebih meningkatkan daya juang kita terhadap bangsa dan negara, lebih mempersatukan jiwa dan segenap raga kita untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Hadirin sekalian yang berbahagia, jika kita kenang perjuangan para pahlawan tahun 1945 maka terlintas jelas di benak kita bahwa semangat pertempuran yang bagaikan api yang tak kunjung padam itu begitu hebat menyatu pada jiwa para pahlawan pejuang 45 itu. Namun demikian tak kalah pentingnya dengan peran kita semua sekarang ini. Perjuangan belumlah selesai. Korban telah banyak berjatuhan maka marilah kita tingkatkan terus jiwa dan semangat 45, dengan mewujudkan jiwa pembangunan yang tangguh.

Kemakmuran berdasarkan keadilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa belum kita capai. Untuk itu masih banyak yang harus kita perjuangkan. Kemerdekaan sebagai warisan para pahlawan kita ini hendaknya kita isi dengan jiwa pembangunan tanpa mengenal kepentingan pribadi terlebih dahulu.

Jiwa dan semangat 45 ialah jiwa dan semangat kebersamaan. Jiwa yang mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan golongan. Untuk itu pula maka kita wajib menigkatkan rasa solidaritas berbangsa dan bernegara. Persatuan dan kesatuan nasional lebih di atas kepentingan kita secara pribadi dan golongan. Tumbuhkan terus semangat kebersamaan dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan.

Insya Allah harapan bangsa Indonesia mencapai kehidupan yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dengan ridla Allah Subhanahu wa Ta’ala tercapai dengan menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan nasional Indonesia. Amin, amin, yaa robbal ‘alamin.

Akhirul kata, selamat berjuang, selamat membangun bangsa dan negara kita tercinta ini.

Dirgahayu Indonesiaku! Merdeka!
Wassalamualikum warahmatullahi wabarakaatuh
menghening kan cipta. detik-detik proklamsi . masing agota mngaplut suara sompretttt.
doa. acara selesai... 

maaf bila ada kesalahan dan ta ta cara yang kami lakukan bukan untuk kami melecehkan tapi kami bersama komonitas untuk ikut adil dalam acara 17 agustus 2013. karena kami engga bisa ikut lasung sesuai kerengan di atas. yang pasti untuk bangsa kita untuk terus maju. jangan kawatir di grup kopi galau semua pendidikan paling rendah S1 tapi jangan kewatir juga ,magister yang gabung, karena media ini buat komonikasi berbagi danbelajar bersama untuk emafaatkan media on line. 

media ini terbuka untuk umum... siapa saja boleh ikut.. karean washap harus pake no hp. makah hars imbuk no hp jenegan ke Fb di bawah link ini. terimakasih wasalam.. salam perubahan..indonesia merdeka haraga mati...
Berbagi Itu Asik: ( Info seputar Pesantren ):

Mau berbagi? Follow: @murtopo | Facebook | Bahrun Berbagi

BLT Alias BLSM Meresahkan Rakayat Tak Seimbangan Dengan Realitas

SuaraMuda-Kenaikan harga BBM bersubsidi yang diumumkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk warga masyarakat Indonesia ternyata meresahkan masyarakat. Memang muncul kebijakan yang dikatakan sebagai kompensasi kenaikan harga BBM yaitu BLSM (Bantuan Langsung Masyarakat) yang serupa dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Kompensasi yang sebenarnya tidak sebanding dengan akibat yang timbul karena kanaikan harga BBM. Setelah BBM naik, semua harga tentu menyusul, mulai kebutuhan pokok sampai kebutuhan sampingan. Kenaikan harga-harga kebutuhan masyarakat itu sangat tidak cukup jika ditutup dengan BLSM senilai Rp. 150.000,- perbulan.
Apalagi dalam praktiknya pembagian BLSM ini tidak semulus yang direncanakan, di sana-sini menyisakan masalah seperti yang terjadi di desa-desa di Kebumen yaitu Desa Rawareja, Kelurahan Tamanwinangun dan beberapa desa lainnya.
Banyak BLSM atau BLT yang masih salah sasaran, beberapa warga yang menerima bantuan langsung masyrakat justeru mereka yang telah mampu, hal ini tentu meresahkan masyarakat kecil, alasan pemerintah desa bila di tanyakan hal ini sudah paket dari pemerintah pusat, yang menurunkan langsung ke masyarakat. Termasuk siapa saja yang berhak mendapat BLT atau BLSM.
“Ternyata pemberian langsung itu masih salah sasaran, yang seharusnya dapat malah tidak dapat bantuan, tetapi anehnya orang kaya dan sudah haji dan juragan mendapat bantuan BLT/BLSM” Ujar seorang warga di Keluarahn Tamanwinangun yang enggan disebut namanya.  ”Masyrakat berharap pemerintah, baik daerah maupun pusat seharusnya bisa mengevaluasi hal ini, terkait data yang layak dan tidak layak menerima bantuan BLSM sebelum terjadi salah paham anatara masyarakat dengan pemerintah desa setempat” Lanjutnya.
Turunnya BLSM yang ditujukan untuk membayar kompensasi BBM malah membikin kesenjangan masyarakat kecil menjadi semakin tajam. Harapan sejahtera dengan kenaikan BBM bersubsidi dengan BLSM semakin jauh. Karena yang miskin tetap  miskin yang kaya makin kaya. (Bram)
Berbagi Itu Asik: ( Info seputar Pesantren ):

Mau berbagi? Follow: @murtopo | Facebook | Grup Kebumen

DAFTAR NAMA WARGA PENYANDANG CACAT

 Kebumen Jawa Tengah Lebih Lengkap Seputar Kebumen Klik di sisni

No
Nama Penyandang Cacat
   L / P
Usia
Jenis Kecacatan
Nama
Alamat Wali
KK
Wali
1
2
3
4
5
6
7
8
1
SARTIYAH
P
20 Tahun
Tuna Wicara
NGARSIS
NGARSIS
Wadasmalang Rt.02 Rw.01
2
MUHSIN
L
32 Tahun
Tuna Wicara
KIYAMAH
KIYAMAH
Wadasmalang Rt.05 Rw.01
3
SITI ROHMAH
P
16 Tahun
Tuna Wicara
A NASIR MUSTOFA
A NASIR MUSTOFA
Wadasmalang Rt.05 Rw.01
4
ARIF NURILHAM
L
10 Tahun
Tuna Wicara
PRAYITNO
PRAYITNO
Wadasmalang Rt.06 Rw.01
5
DEVAL JUANA PUTRA 
L
2 Tahun
Tuna Wicara
SIMUN
SIMUN
Wadasmalang Rt.06 Rw.01
6
LEBUH
P
29 Tahun
Tuna Wicara
HARIYANTO
SUGIONO
Wadasmalang Rt.08 Rw.01
7
MOHAMAD YASIR
L
12 Tahun
Tuna Wicara
PARTOMO
PARTOMO
Wadasmalang Rt.01 Rw.02
8
SUWARNO
L
55 Tahun
Lumpuh
SUWARNO
MADMARSO
Wadasmalang Rt.01 Rw.02
9
ISNAENI
P
12 Tahun
Tuna Wicara
SARJANI
SARJANI
Wadasmalang Rt.02 Rw.02
10
FAHIROH
P
21 Tahun
Tuna Wicara
SOLIHUN
SOLIHUN
Wadasmalang Rt.03 Rw.02
11
SLAMET
L
47 Tahun
Tuna Wicara
MADPARLAN
MADPARLAN
Wadasmalang Rt.04 Rw.02
12
ADMUN
L
39 Tahun
Tuna Wicara
MADPARLAN
MADPARLAN
Wadasmalang Rt.04 Rw.02
13
MUSIRON
L
29 Tahun
Tuna Wicara
MUNTINAH
SODIKIN
Wadasmalang Rt.02 Rw.03
14
AHMAD MUNAJAT
L
12 Tahun
Tuna Wicara
SUTIRTO
SUTIRTO
Wadasmalang Rt.03 Rw.03
15
MIFTAHURROHMAH
P
21 Tahun
Tuna Wicara
WARSO
WARSO
Wadasmalang Rt.04 Rw.03
16
FATHUROHMAN
L
70 Tahun
Tuna Netra
FATHUROHMAN
KASMAREJA
Wadasmalang Rt.01 Rw.04
17
MARINEM
P
76 Tahun
Kedua Tangan Tidak Berfungsi
FATHUROHMAN
DREPA
Wadasmalang Rt.01 Rw.04
18
DANIYEM
P
81 Tahun
Lumpuh
AHMAD WAHYUDI
SANREPINGI
Wadasmalang Rt.02 Rw.04
19
KANEM
P
66 Tahun
Tuna Wicara
KANEM
SANGUMAR
Wadasmalang Rt.02 Rw.05
20
KINEM
P
63 Tahun
Tuna Wicara
KANEM
SANGUMAR
Wadasmalang Rt.02 Rw.05
21
SARI
P
45 Tahun
Tuna Netra
MUNDIKROMO
KASTAREJA
Wadasmalang Rt.03 Rw.05
22
TIAH PRISTIANI
P
8 Tahun
Lumpuh
KARTONO
SUROSO
Wadasmalang Rt.03 Rw.05
23
ROHANI
L
71 Tahun
Lumpuh & Tuna Netra
ROHANI
MADISLAM
Wadasmalang Rt.04 Rw.06
24
SLAMET KURNIAWAN
L
23 Tahun
Lumpuh & Tuna Wicara
SUWARTO
SUWARTO
Wadasmalang Rt.04 Rw.06
25
DAIS
L
3 Tahun
Lumpuh
KADA
KADA
Wadasmalang Rt.04 Rw.06
26
DULWASIS
L
74 Tahun
Lumpuh
DULWASIS
KASTANOM
Wadasmalang Rt.04 Rw.06
27
MUKRIYAH
P
93 Tahun
Lumpuh
MUKRIYAH
MURAIS
Wadasmalang Rt.04 Rw.06
28
SUKARNO
L
70 Tahun
Lumpuh
SUKARNO
KADIWIRYA
Wadasmalang Rt.05 Rw.06
29
MARJONO
L
81 Tahun
Tuna Netra
MARJONO
SANREJA
Wadasmalang Rt.05 Rw.06
30
KARTAMA
L
73 Tahun
Tuna Netra
KARTAMA
MAJASI
Wadasmalang Rt.05 Rw.06
31
LANEM
P
66 Tahun
Tuna Netra
MURSI
SAMIARJA
Wadasmalang Rt.05 Rw.06
32
RUSDI
L
85 Tahun
Tuna Netra
RUSDI
MADRUSMAN
Wadasmalang Rt.01 Rw.07
33
SENDI SAPUTRA
L
5 Tahun
Tuna Wicara
SODIKIN
SODIKIN
Wadasmalang Rt.01 Rw.07
34
NASIKHUN AMINUDIN
L
11 Tahun
Lumpuh, Tuna Netra, Tuna Wicara, Tuna Rungu
KODAR BASUKI
KODAR BASUKI
Wadasmalang Rt.01 Rw.07
35
MARTAREJA
L
77 Tahun
Lumpuh
MARTAREJA
KETADIKRAMA
Wadasmalang Rt.01 Rw.07
36
PURWADI / KASUM
L
56 Tahun
Lumpuh
PURWADI / KASUM
DULSALAM
Wadasmalang Rt.01 Rw.08
37
WASIMIN
L
24 Tahun
Tuna Netra
WASIMIN
SARKONI
Wadasmalang Rt.01 Rw.09
38
DAFIT MUFIYAN
L
11 Tahun
Kedua Tangan Tidak Berfungsi
AMIRUDIN
AMIRUDIN
Wadasmalang Rt.01 Rw.09
39
MUNASEH
L
54 Tahun
Lumpuh
MUNASEH
KARNAWI
Wadasmalang Rt.01 Rw.09
40
BOYEM
P
81 Tahun
Tuna Netra
S.MADWARNI
NAWAWIKRAMA
Wadasmalang Rt.02 Rw.09
41
HENI FITRIANA
P
11 Tahun
Tuna Wicara
TURYANTO
TURYANTO
Wadasmalang Rt.02 Rw.09
















Wadasmalang, 31 Mei 2011
 

.

Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger