Suara Muda
Headlines News :
BRAM Grup bahruninfo@gmail.com. Powered by Blogger.
Tridinamika Blog Kontes 2013
Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Srabi Kuliner Warisan Nenek Moyang

Siapa tak kenal srabi dari kota sampai pedesan, srabi ternal adalah makan pagi sehabia subih dibjualnya. Srabi-srabi masih mudah di jumpai di kebumen.
Pada tahun ini ada sebuah fistival srabi kebumen info lengkap bisa di lihat di situs www.kebumennews.com

Batu Badar Besi Bulu Beras Kebumen, Langka dan Dicari

Kebumen – Batuakik Kebumen kini tengah moncer. Batu Kebumen terkenalunik, alami dan memiliki khasiat. Salahs atu yang tidak mudah ditemukan di daerah lain adalah batu badar besi merah cabai.
“Batu badar besimerah cabai ini hanya ada di Kebumen” Tutur Aris Panji, perajinbatu akik yang tinggal di Pasar Rabuk Kebumen.

Batu Akik Kebumen Untuk Ases Soris Berbagi Jenis

Bisa di order  perbiji dan  paket banyak grosir  imbok ke https://www.facebook.com/bahrunali  ke email bacayuh@gmail.com . hasil hume industri pedesaan kebumen punya 















Onde-onde Berbiji

Onde-onde ini adalah jajan khas yang terbuat dari tepung ketan dan berisi kacang ijo menpunyai rasa khas kenyat dan nikmat saat di santap. Makan ini bisa di temui di jajanan kebumen dekat alun-alun atau pasar bandungsurni.

Pe Yem

Suara_muda-pe yem adalah makan yang terbuat dari ketela rambat atau ubi rambat makanan ini di buat dengan proses open dan madu asli. Menpunyai rasa yang nikmat dan manis.
Makanan Pi Yem ini bisa di jumpai di kebumen dekat khotel candiasari kebumen yang buka 24 jam. Dengan harga bersahabat.

Nasgor Khas Alun-alun

SuaraMuda-nasgor adalan nasi goreng makan malam biar tetap gerr

Singkong Goreng

 SuaraMuda-kalo dirunut ke belakang ttg ‪#‎sejarah‬ bagaimana sebelum tersaji, maka wajah2 ‪#‎petani‬ ‪#‎singkong‬, penjaja singkong, sibuknya ‪#‎pasar‬, dan sejumlah ‪#‎buruh‬ ‪#‎pabrik‬ pun mengemuka ... termasuk wajah2 anak2 mereka yg butuh kasih sayang. 
Rasa ‪#‎syukur‬ pun tenggelam bersama ... .
-->

Apem Putu

Apem putu kuliner kebumen turun-menurun uang di watisankan nenek moyan. Ini terbuat dari tempung dan ampas kelapa. Menpunyai rasa gurih dan terasa di lidah sekali .

Pisang Sebagai Penawar Nikotil

Buah pisang adalah salah satu buah yang bisa bikin menetralkan nekotil rokok. Dalam sejarah dan cerita nenek moyang selalu sehat dan kuat saat merokok selalu di siapkan pisang bentuk goreng maupun biasa untuk menemani paginya mebikmati sebatang rokok dan kopi dunia terasa sempurna ujar kakek usia 85 tahun.

Skul Mogana

Skul mogana kni terbuat ampas, tempe, gesek dan teri atau di sebut sega tumpeng. Asli buatan badung sruni. http://youtu.be/__LsD6KQteY

Kuliner Khas Kebumen Kota Beriman

SuaraMuda-Kebumen memiliki keberagaman kuliner. Berikut cita rasa kuliner dari kota Kebumen

1. Sate Ambal
Sate Ambal merupakan sate yang memiliki daya pikat tersendiri bagi para wisatawan untuk mengunjungi kota kecil ini. Jenis sate ini banyak ditemukan di daerah Ambalresmi, kecamatan Ambal. Nama Ambal sendiri merupakan nama sebuah desa di kota kebumen. Kekhas-an dari sate ambal yaitu, penggunaan bumbu-bumbu dalam penyajian sate.Pada umumnya sate ayam disajikan dengan sambal kacangnya, berbeda dengan sate Ambal. Setelah melalui proses pembakaran, aroma yang ditimbulkan akan sangat mengundang selera pengunjungnya. Ke khasan lainnya yaitu terletak pada penyajiannya. Sate ayam Ambal disajikan dengan piring terpisah antara daging dengan sambalnya. Daging sebelum masuk ke pembakaran telah melalui proses pemasakan terlebih dahulu sehingga membuat tekstur daging menjadi lembut dan gurih. Disajikan dengan potongan lontong, sate ayam ambal dapat dinikmati sesuai dengan permintaan pembeli.

Baca Selengkapnya

2. Soto PetanahanBagi sebagian besar orang, mendengar kata Petanahan pasti banyak yang terlintas wisata pantainya. Ya, Petanahan merupakan sebuah wisata pantai yang ada di kabupaten Kebumen. Pantainya terletak di kecamatan Petanahan oleh karena itu disebut dengan pantai petanahan. Dari sanalah ada satu penganan unik yang hanya ada di kebumen citarasanya. Soto kored petanahan. Seperti soto-soto pada umumnya, bihun, tauge, suwiran daging ayam dapat ditemukan dalam semangkuk soto kored. Akan tetapi, beberapa yang mungkin hanya ada di soto kored yaitu jenis kuahnya. Bihun, daging ayam, tauge di sajikan dengan kuah kacang tanah dengan bumbu khas yang hanya ada di soto kored. Selain itu tulang kremes yang turut memadati mangkuk “blewung”, jenis mangkuk zaman dulu, menjadi ke khasan dari soto kored petanahan ini. Tulang kremes merupakan tulang-tulang ayam yang digoreng hingga gosong sehingga menimbulkan aroma dan rasa yang unik. 

3. LantingMakanan ringan yang satu ini sudah tak asing lagi bagi masyarakat luas. Orang yang berkunjung ke kota kebumen pasti akan membeli oleh-oleh khas kebumen ini. Lanting berbahan dasar sngkong yang dolah dan berbentuk angka 8. Dahulu lanting hanya memiliki dua macam rasa yaitu original dan bawang, tetapi dengan perkembangan jaman, lanting kini memiliki banyak varian rasa yaitu keju, pedas manis, balado, jagung bakar. Rasanya gurih dan renyah. Kalau kalian ke kebumen jangan lupa untuk membeli Lanting yaaaa...

4. Jipang
Cemilan manis dari kota lawet. Jipang merupakan jenis makanan ringan yang khas dari kota kebumen. Makanan ini terbuat dari kacang tanah dah gula merah kental. Bagi orang-orang yang belum terbiasa atau mungkin baru pertama kalinya mencoba menikmati jipang kacang, akan merasakan sensasinya yang lengket-lengket nempel di gigi. Tekstur jipang kacang hampir seperti gulali hanya saja jipang kacang terbuat dari gula merah sehingga lebih kenyal. Seperti yang dirasakan beberapa teman saya. Teman
-teman kuliah saya yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, kali itu mungkin kali pertamanya makan jipang dari kebumen. hampir semuanya merasakan hal yang demikian, lengket-kengket di gigi.Mynamefood 

Bakso Unik Bakso Cinta

SuaraMUda-ALIAN - Siapa yang tidak kenal bakso? Makanan yang terbuat dari campuran daging giling dan tepung tapioka ini memang sangat populer di kalangan masyarakat. Hampir di setiap tempat dapat kita jumpai jenis panganan yang satu ini, mulai dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran.

Peluang pasar yang besar tersebut, membuat orang berlomba-lombaf berinovasi dengan baksonya. Salah satunya yang dilakukan oleh Drs M Munif, yang membuka usaha bakso dengan nama Bakso Cinta 38.

M Munif mengatakan, nama Cinta terinspirasi dari sebuah judul sinetron Ketika Cinta Bertasbih. Setelah membuka usaha selama enam bulan, bakso ini mulai digemari oleh masyarakat dari anak-anak hingga dewasa. Tidak tanggung-tanggung, pelanggannya banyak yang jauh dari seperti dari Pejagoan hingga Wadaslintang yang selalu rutin mampir ke Warung yang berada di Jalan Pangeran Bumidirjo, Jatimulyo Kecamatan Alian (500 meter  ke timur dari arah pertigaan Kawedusan Kebumen).

Menurut Munif, keunggulan utama dari bakso ini terletak pada tampilan dan rasanya. Sesuai dengan namanya, Bakso Cinta 38 berbentuk hati. Munif menjelaskan, bakso buatannya juga memiliki rasa yang khas dengan kaldu sapi asli.

"Keunggulan kami yakni pada bentuk bakso dan rasanya yang memang berbeda dengan bakso lain karena komposisi bumbunya pas, " kata Munif.

Berbagai menu  disediakan di Bakso Cinta 38 ini, diantaranya bakso cinta, mie ayam jamrud, mie ayam bakso, mie ayam ceker.  "Yang dimaksud mie ayam jamrud itu singkatan dari mie ayam dijamin rasanya yahud," jelasnya.

Sama halnya dengan menu bakso yang diberi nama unik, minuman yang disediakan juga memiliki nama-nama yang unik seperti es jeniper yang merupakan singkatan dari es jeruk nipis peres. 

Harga yang ditawarkan Bakso Cinta 38 relatif terjangkau, bakso cinta dibanderol Rp 7 ribu per porsinya, mie ayam jamrud Rp 6 ribu, mie ayam bakso Rp 7500, mie ayam ceker Rp 7 ribu, mie ayam bakso cinta ditambah ceker Rp 8500.

Fasilitas yang disediakan Bakso Cinta 38 yakni tempat yang nyaman dan parkir luas. Bakso 38 buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, kecuali malam jumat tutup pukul 19.00 WIB. (ori)








Bakso Bakar Dahayu


SuaraMuda-KEBUMEN Satu lagi tempat makan di Kebumen yang mantap dan perlu dicoba bagi para penggila kuliner. Bakso Bakar Dahayu hadir dengan sensasi baru plus kenikmatan yang luar biasa.

    
Bakso Bakar Dahayu yang beralamat di Jalan Bocor nomor 2 Muktisari Kebumen (Perempatan trafic light sebelah barat RSU baru) menyajikan menu unggulan bakso bakar yang menawarkan kelezatan tersendiri. 
    
"Bakso bakar yang kami sajikan memang tidak ada duanya, kami meracik rahasia kenikmatan bakso bakar dengan campuran iga yang terdapat didalam bakso lalu kami membakarnya yang sudah dicampur dengan saos," kata sang pemilik Bakso Bakar Dahayu, Hartiningsih (33).
   
 Bakso bakar disajikan terpisah dengan kuah khusus yang didalamnya terdapat iga yang menambah sensasi kenikmatan bakso yang sesungguhnya. "Kami mencoba menyajikannya dengan sajian berbeda dengan tempat lain," imbuhnya.   

Satu porsi Bakso Bakar Dahayu dibanderol dengan harga  Rp 9 ribu, ini jauh lebih murah dengan bakso tempat lain atau harganya sama dengan bakso biasa. Selain itu, di tempat ini juga menyediakan menu bakso alus, bakso kuah komplit, bakso super iga, bakso telor iga, bakso urat iga, sop iga sapi, iga sapi bakar, mie ayam super enak, mie ayam ceker, mie ayam pangsit, mie ayam bakso.
   
 "Semua menu yang tersedia kami sajikan khusus dengan penawaran rasa yang khusus juga, pokoknya nikmatnya mantap," imbuh Ibu tiga anak ini.
    
Tempat yang nyaman dengan bebas memilih tempat duduk biasa atau lesehan dengan suasana alam yang asri. Selain itu, tempat juga cocok digunakan sebagai tempat ulang tahun, pesta, arisan atau reuni. 
   
 "Kami tidak membebankan tambahan biaya sewa tempat untuk yang mau mengadakan acara disini," tegasnya.
    
Bagi yang penasaran ingin mencicipi kenikmatan menu bakso bakar atau menu lain yang tersedia ditempat ini, silahkan langsung datang saja ke Bakso Bakar Dahayu di Jalan Bocor nomor 2 Muktisari Kebumen, warung buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga pukul 21.00 WIB. (ori) Sumber Kuliner

Gado-gado Khas Kebumen



SuaraMuda - Gado-gado khas Kebumen yang setiap hari mangkal di Jalan Sutoyo tepatnya di depan SMA Negeri 1 Kebumen menawarkan sensasi rasa gurih, pedes dan manis yang merupakan rasa khas Ke...bumen.
Gado-gado racikan Sundari terdiri dari kupat, berbagai sayuran, tahu, tempe dan telor. Sebagai ciri khasnya Sundari hanya menggunakan kacang tanah sebagai bumbu utamanya.


"Ciri khas saya itu bumbu kacangnya lebih kental, inilah yang menyebabkan rasanya lebih enak, berbeda dengan tempat lain yang bumbunya itu encer. Soal pedasnya, Ya tinggal pembeli maunya pedas apa nggak tinggal nanti ditambah atau dikurangi cabenya," kata Bundari. 


Sundari mengaku, gado-gado miliknya hanya menggunakan bahan-bahan tradisional dan tidak menggunakan MSG. "Saya berani dicek, semua bahan yang saya gunakan itu bahan tradisional semua dan saya sama sekali tidak menggunakan micin," tegasnya.


Gado-gado yang sudah tiga tahun mangkal ditempat ini setiap hari ramai dikunjungi pembeli, baik dari kalangan pelajar, karyawan swasta, PNS atau warga yang sengaja datang ketempat ini. Gado-gado racikan warga Desa Karangsari Kecamatan Kebumen memang sudah terkenal kelezatannya bagi para pecinta kuliner di Kebumen.


Selain gado-gado, Sundari juga menyediakan menu lain yakni lotek, karedok, kupat tahu dan rujak yang semuanya menggunakan bumbu kacang.


Harga yang ditawarkan relatif terjangkau yakni untuk satu porsi gado-gado Rp 5 ribu, lotek Rp 4 ribu, karedok Rp 5 ribu, kupat tahu Rp 5 ribu dan rujak Rp 5 ribu. "Saya setiap hari jualan disini, ya bukanya dari jam delapan pagi sampai jam empat sore," imbuhnya. (mdr)

Mencicipi Soto Sokaraja di Difa Kuliner Dagingnya Empuk dengan Tambahan Bumbu Kacang yang Gurih


Soto Sokaraja sudah sangat masyhur di jagad kuliner sebagai makanan tradisional yang menyegarkan. Soto ini identik dengan bumbu kacangnya yang kental. Jangan buru-buru pergi ke Sokaraja untuk menikmatinya, karena di Kebumenpun ada.

SUDARNO AHMAD NASHORI, Kebumen

   Berbeda dengan kebanyakan jenis soto lain yang menggunakan nasi, Soto Sokaraja menyajikan potongan ketupat sebagai penghasil karbohidrat. Di atas potongan ketupat inilah ditaburi racikan irisan daging, daun bawang, tauge pendek serta bawang goreng. Tak lupa potongan kerupuk juga turut memenuhi mangkuk. Racikan tersebut kemudian diguyur dengan kuah soto.
    Ciri khas lain yang ada dalam Soto Sokaraja yakni sambal kacang, yang wajib ditambahkan para penikmatnya. Sambal ini selain menambah citarasa pedas, juga membuat kuah soto yang semula bening dan terasa ringan menjadi coklat dan kental. Selain sambal ini, pendamping soto Sokaraja yang biasa disajikan adalah mendoan.     
    Paduan yang disajikan sambal kacang dan kegurihan kuah soto membuat daging soto terasa kompleks. Para penikmat soto akan merasakan daging yang disajikan terasa sayang untuk sekadar dihancurkan oleh gigitan saja tanpa melumat nuansa khas kacang dan rempah yang meresap ke daging.
    "Soto Sokaraja itu berbeda dengan soto-soto lain. Soto Sokaraja itu nggak pakai bihun dan kobis. Yang jelas Soto Sokaraja memiliki rasa yang lebih mantap," kata penjual soto Sokaraja di Difa Kuliner, Ermina Zaenah.
    Difa Kuliner yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Nomor 29 Kebumen tersebut menjual satu porsi soto Sokaraja dengan harga Rp 7500. Selain Soto Sokaraja, tempat ini juga menyediakan menu lainnya antara lain kupat tahu Kebumen, gado-gado dan aneka pilihan minuman segar. 
    Menikmati sajian menu ditempat ini terasa nyaman dan ditawarkan dengan suasana santai dengan konsep lesehan yang sudah dilengkapi dengan fasilitas free wi-fi. Jadi tempat ini juga sangat cocok dijadikan sebagai tempat nongkrong. Difa Kuliner buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga pukul 18.00 WIB. (ori)

Tempat Singgah Bupati Arungbinang

SuaraMuda-Awalnya desa Korowelang bernama desa Banjarejo. Bupati Arungbinang setelah melakukan perjalanan saat itu singgah untuk beristirahat di sebuah batu besar yang di desa tersebut, tepatnya di dukuh Batu Kuwuk. Secara bentuk dan rupa sebenarnya tidak ada yang istimewa dengan batu tersebut. Namun,  perlu diketahui bahwa batu besar yang persis berada di pinggir jalan sekaligus di atas kali merupakan batu istimewa, dalam istilah Jawa Punden. “Menurut cerita dari orang tua Batu yang pernah menjadi tempat singgah bupati Arungbinang merupakan batu istimewa atau dalam istilah jawa batu Punden,” Tutur Kepala desa Korowelang, Ibnu Mujamil saat ditemui Kebumennews.com, Selasa (04/06/2013) di kantornya.
Ibnu Mujamil menjelaskan keistimewaan batu (Punden) tersebut yaitu kalau batu tersebut di jatuhkan ke kali tanpa diketahui masyarakat batu batu tersebut kembali ke tempat semula. Awalnya Ibnu Mujamil juga mengaku tidak penasaran dan sempat mau mencoba menjatuhkan batu tersebut ke kali. Namun, karena terlalu besar dia mengaku tidak kuat. “Saat mau mencalonkan diri sebagai kepala desa, saya berencana untuk menjatuhkan batu tersebut, namun karena batunya yang terlalu besar dan bobotnya yang berat saya pun menggagalkan rencana tersebut,” beber Ibnu Mujamil.
“Saat Bupati Arungbinang beristirahat di sekitar lokasi mendadak banyak terdapat ular welang dan sempat mengundang kehobahan warga. Disinilah awal pergantian nama dari desa Banjarejo menjadi desa Korowelang,” imbuhnya.
Lebih lanjut Ibnu Mujamil menambahkan sebagian wilayah yang awalnya masuk desa Jlegi dan desa Pejagatan kemudian bergabung ke desa Korowelang. “Beberapa dukuh yang sebelumnya masuk wilayah desa Jlegi dan desa Pejagatan akhirnya bergabung ke desa Korowelang,” pungkas Ibnu Mujamil.(iwn) www.kebumennews.com-

Golak/Geblek digoreng

SuaraMuda-Ada satu jenis makanan khas yang unik dan mungkin hanya dijumpai di daerah Gombong Kebumen saja. Mungkin banyak orang yang belum tahu dan tentu saja belum pernah mengicipinya. Bukan makanan untuk oleh-oleh sih…
Di daerah Gombong atau tepatnya daerah Petanahan yakni dari Gombong ke selatan, maka dapat dijumpai satu makanan yang disebut Geblek. Jangan salah menafsirkan makanan ini berdasarkan namanya menjadi satu konotasi yang negatif, mendekati istilah umpatan goblok atau geblek. Untuk nama makanan ini dibaca seperti membaca kata pete (petai). Pokoknya makanan ini terus jangan diartikan untuk orang-orang geblek, lha buktinya keluarga kami juga senang membeli dan mengkonsumsinya.
Pertama kali kami mengenal makanan geblek ini saat berhenti istirahat mencari bekal makanan kecil waktu di daerah Petanahan. Biasanya kalau lewat jalur selatan sepanjang pesisir Congot-Petanahan ini, kami berhentinya adalah di Ambal. Namun waktu itu karena mengejar waktu sehingga tidak berhenti dan meneruskan perjalanan sampai Petanahan ini. Baru di sini anak-anak ribut kelaparan, sehingga kemudian berhenti di dekat pasar dan di sinilah menemukan orang yang berjualan geblek ini.
Penjual angkringan geblek di Petanahan, Gombong, Kebumen.


Geblek sebenarnya makanan yang relatif cukup enak, khususnya jika dimakan saat malam dan masih hangat selepas digoreng. Makanan ini berasal dari ubi singkong dengan rasa asin dan gurih beraroma bawang. Geblek berbentuk untingan macam klanthing tapi berukuran lebih besar. Kalau klanthing digoreng sampai kering, maka geblek ini tidak sampai kering sehingga masih terasa liat saat digigit.
Saya sendiri belum pernah melihat proses pembuatannya tapi mendengar dari cerita bapak penjualnya. Jadi proses pembuatannya mulai dari pengupasan singkong, kemudian dicuci dan diparut dengan mesin. Setelah itu parutan singkong diberi bumbu dan dikukus untuk dijadikan adonan. Dengan ditambah sedikit tepung maka adonan ini kemudian dibentuk menjadi berbentuk panjang dan melingkar seperti cincin. Geblek ini siap untuk digoreng dan dimakan. Jadi biasanya geblek disiapkan oleh penjualnya dalam bentuk siap goreng seperti itu.
Penjual geblek biasa berjualan dengan menggunakan angkringan yang dipanggul. Satu bagian untuk wadah gebleg siap goreng. Bagian yang lainnya untuk tempat anglo dan wajan penggorengan. Untuk menggoreng geblek ini digunakan anglo tanah liat dengan bahan bakar arang. Tetapi kalau sekarang lebih banyak penjual geblek yang menggunakan kompor minyak tanah atau kompor gas. Setelah di lokasi, kemudian mulai menggoreng geblek ini dan disajikan di tempat dasaran dari bambu. Geblek digoreng dalam minyak yang cukup panas sehingga diperoleh geblek matang dan tidak keras.
Geblek kemudian di tempatkan di wadah tampah dari bambu supaya kering dari minyak. Jika ada pembeli maka tinggal pesan berapa banyak. Geblek ini kemudian diikat dengan menggunakan tali bambu. Per ikat berisi sepuluh buah geblek dengan harga cukup murah yaitu dua ribu lima ratus rupiah. Kalau sudah diikat seperti ini maka menjadi terlihat sangat unik sekali.
Rasanya gurih dan enak, sehingga saat pembeli datang biasanya tertarik untuk mencoba mencicipi langsung. Nanti jumlah geblek yang ada di ikatan tinggal dihitung dan dikurangi jumlah yang langsung dimakan sebelumnya.
Geblek ini memang lebih baik dimakan langsung di lokasi karena masih panas. Tetapi boleh juga dibawa pulang atau dimakan di perjalanan. Hanya saja kita mesti siap dengan tisu kalau makan di perjalanan karena tangan akan berminyak supaya tidak mengotori baju atau jok mobil.
Penjual makanan geblek ini biasanya berjualan menjelang sore sampai malam hari. Pada saat malam mereka membekali dengan lampu sentir untuk penerangan selain mengandalkan lampu penerangan jalan. Inilah uniknya dengan sorotan api dari lampu sentir yang bergerak-gerak terkena angin, maka dari kejauhan penjua geblek ini sudah dapat diketahui keberadaannya.
 

.

Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger