Suara Muda
Headlines News :
BRAM Grup bahruninfo@gmail.com. Powered by Blogger.
Tridinamika Blog Kontes 2013
Showing posts with label kliping kebumen. Show all posts
Showing posts with label kliping kebumen. Show all posts

FFP 2018 di Kebumen Berlangsung Meriah

KEBUMEN – Perumahan Griya Jatisari Indah mendadak ramai pada Selasa (10/07/2018) sejak sore hari. Pasalnya ada layar tanjleb yang dihadirkan Jaringan Kerja Film Banyumas Raya (JKFB). Event dalam rangka Festival Film Purbalingga (FFP) 2018 ini merambah wilayah Kebumen pada 2 lokasi pemutaran film dengan model layar tanjleb.
Desa Jatisari merupakan titik ketiga dalam rangkaian layar tanjleb FFP 2018 dan lokasi pemutaran kedua setelah lokasi Pesanggrahan Desa Karangsambung pada malam sebelumnya.
Selain memutarkan film karya pelajar se-Barlingmascakeb, warga Perum Jatisari Indah juga memanfaatkannya untuk sekaligus menggelar silaturahmi lebaran dan serah terima pengadaan tong sampah sumbangan warga untuk desa.
“Momen sederhana warga untuk berkumpul dan bersilaturahmi”, kata Kepala Desa Jatisari dalam sambutannya. “Alhamdulillah bisa terbantu menjadi lebih hangat dan meriah berkat kedatangan kru layar tancap, sehingga anak-anak menjadi betah dan turut terhibur dengan tontonan yang dihadirkan.” Sambung Kades Muslihudin.

Film Karya Pelajar Kebumen 

JATISARI: Warga Perum Jatisari Indah Kebumen nampak antusias menyaksikan film-film yang diputar (10/7) dalam rangka Festival Film Purbalingga 2018
Koordinator pelaksana FFP 2018 untuk wilayah Kebumen, Ridho Saputro menjelaskan kehadiran film-film karya sineas muda dari kalangan pelajar Kebumen, dalam genre dokumenter dan film fiksi pendek . Diantaranya ada “Badar Besi” (Sutradara: Amaroh Alfa Khurohman, Sangkanparan), “Sega Penggel” (Sutradara: Azizatun Zahro, Sangkanparan) untuk film documenter pendek.
Sedangkan untuk genre film fiksi ada “Melawan Arus” (Sutradara: Eka Saputri, Lemah Wedhi Production). “Di Dasar Air” (Sutradara: Intan Karunia, Candradimuka Production). Serta film berjudul “Tanah Tuan Tanah” (Sutradara: Hestika Sari, Netuka Creative Community).
Ketiga film fiksi pendek yang diputar merupakan hasil Lokakarya Produksi Sinema Kedung Meng Desa-Desa 2017 yang digagas Komunitas Kedung bekerjasama dengan CLC (Cinema Lover’s Community) Purbalingga sebagai fasilitator produksi.
Selain sedang diapresiasi di program Layar Tanjleb FFP 2018 saat ini ketiga film tersebut juga sedang dikelilingkan ke seluruh Indonesia melalui program pemutaran film Indonesia Raja 2018 yang digagas komunitas film “Minikino” (Bali) sejak 2016. Khusus untuk film “Melawan Arus” yang bercerita tentang perjuangan petani perempuan bernama Siti di lahan konflik agrarian telah mendapat penghargaan di Malang Film Festival 2018 sebagai Jawara Fiksi kategori pelajar dan INVECT (Independent Movie Competition) Tebas Awards 2018.
Malam sebelumnya layar tancap serupa juga sukses digelar di dusun Pesanggrahan, Desa Karangsambung dengan melibatkan Karang Taruna setempat dan pegiat kelompok sadar wisata (pokdarwis) Bukit Pentulu Indah.

Penghargaan Film Dokumenter “URUT SEWU” Terbaik di Indonesia

Seperti biasanya, Festival Film  Pelajar Jogja (FFPJ) yang hadir setiap tahun diikuti oleh pelajar dari penjuru Indonesia dari Aceh sampai Papua, bertemu dalam ajang  Festival  Film yang diselenggarakan di Pondok Pemuda Ambar binangun, Bantul,  Jogjakarta  sejak 17-18 Desember 2016. kegiatan selama 2 hari pemutaran  film-film yang lolos dalam ajang  FFPJ dan Seminar  Nasional, Kelas Persahabatan dan Perdamaian,  Api Ekspresi, Temu Komunitas, Forum Pendidik serta Penganugerahan Film Terbaik  FFPJ  2016.
Kegiatan yang memasuki tahun ke-7 ini mengusung tema besar “Persahabatan dan Perdamaian”. Jika di tahun-tahun sebelumnya, kompetisi hanya diperuntukan untuk SMP dan SMA/sederajat, pada tahun ini dibuka kompetisi video untuk kategori  anak SD.
Minggu, 18 Desember 2016 puncak perayaan  Festival Film  Pelajar Jogja (FFPJ) 2016. Dimanak para peserta menantikan penganugerahan  Film-Film  Terbaik ajang  FFPJ 2016. Diantaranya adalah Penghargaan untuk  Video  Eksperimental,  Penghargaan untuk  Video  Musik,  Penghargaan untuk  Video Persahabatan dan Perdamaian, Penghargaan Film  bertema  “Anti  Korupsi”  Penghargaan  Film bertema Perempuan, Penghargaan Film Anak, Penghargaan Film kategori Dokumenter serta Penghargaan  Film  kategori Fiksi.
Film berjudul  URUT SEWU  karya Dewi Nur Aenisiswi  SMK N1 Kebumen berhasil raih penghargaan sebagai Film  Dokumenter Terbaik 1 dan Penghargaan khusus dari Watch Docsebagai  film pilihanter baik.  Film yang  digarap oleh pelajar SMKN1 Kebumen selama melaksanakan masa prakerin  di Sangkan paran Cilacap ini menceritakan tentang persoalan Petani Urut Sewu  yang sebagianlahan pertaniannya di  gunakan oleh TNI sebagai tempatlatihan.
Hal  ini menyulut perlawanan warga tatkala TNI  melakukan pemagaran di lahan pertanian milik warga. Film berdurasi pendek ini sebelumnya telah mendapat penghargaan di ajang Documentary  Days  FEB  UI  Jakarta  beberapa waktu lalu. Kini Film Dokumenter ini kembali raih penghargaan dalam ajang  Festival  Film  Pelajar Jogja  2016.
Kebahagiaan ini tentunya sangat dirasakan oleh Dewi Nur Aeni sebagai  filmmaker berstatus pelajar. Dirinya berharap pesan  yang  ingin disampaikanya benar-benar bisa tersampaikan. “Saya ingin agar seluruh masyarakat  tau  kondisi  di  Urut Sewu,  salah satunya ya melalui media  film,  bisa menyampaikan pesan-pesan tersebut.  Alhamdulilah  film ini mendapat apresiasi  di  berbagai ajang  festival  di  Indonesia.”  Ungkap gadis cantik berkerudung  yang masih sekolah kelas XII di SMK N1 Kebumen.

Kronologi Serangan TNI Terhadap Warga Urut Sewu di Wiromartan, 22 Agustus 2015

07.30 – 09.45 wib:  Massa rakyat warga desa, terdiri dari petani, pemuda dan perempuan; berkumpul di utara jalur Jln. Daendels di desa Wiromartan, Mirit;
-Pada saat yang sama, di ruas jalan seputar gerbang kantor Pemkab dan DPRD [timur alun2 Kebumen] baru selesai dilaksanakan apel pasukan ber-uniform PHH, polisi [termasuk polwan], tentara dan jajaran intel berpakaian sipil;
-  Di lokasi kumpulnya massa rakyat, disampaikan orasi pembekalan oleh Kades Wiromartan, Widodo Sunu Nugroho; dan membaca doa bersama dipimpin oleh ustadz setempat;
-  Massa rakyat sebanyak 100-an beriringan naik sepeda motor menuju ke lokasi pemagaran TNI di 750-an meter arah selatan;-  Diantara massa yang bergerak itu ada pula petani dari desa lain di kecamatan Mirit dan desa-desa lain yang ikut bersolidaritas, yakni dari Kaibon Petangkuran, Setrojenar, Ayamputih.
09.56 – 10.15 wib :  Massa rakyat tiba di lokasi dan langsung menuju titik pemagaran di sisi barat jalan akses menuju pesisir;
-  Di lokasi pemagaran terdapat 2 unit truk militer dan 1 alat berat eskavator tengah melakukan aktivitas pemagaran, sesuatu yang ditolak oleh warga terutama para petani pemilik dan penggarap lahan pertanian pesisir Urutsewu;
-  Beberapa petani yang tengah bekerja tak jauh dari lokasi pemagaran ikut bergabung dengan warga di lokasi pemagaran, di sebuah lahan tanaman cabe dan lahan-lahan tanaman lain pada zona itu yang juga terlanggar;
-  Massa rakyat beralasan pemagaran yang menerjang lahan-lahan milik petani sebagai ilegal, tak berijin, tanpa pamit atau pun pemberitahuan ke pemerintah desa setempat;
-  Salah satu warga yang membawa megaphone menyampaikan maksud kedatangan warga dan meminta pimpinan proyek pemagaran TNI menemui warga yang datang ke lokasi;
10.15 – 10.30 wib :  Kades Wiromartan Widodo Sunu Nugroho yang mengiringi warganya, dengan berpakaian dinas Kades, menyampaikan orasi melalui megaphone diantara warga dan pasukan militer dari satuan Zipur;
-  Dalam orasinya Kades menyampaikan pandangannya, tentang tiadanya dasar legalitas pelaksanaan proyek pemagaran, tanpa pemberitahuan ke pemerintah desa, dan hal-hal lain yang justru mencederai profesionalitas institusi TNI sendiri;
-  Kades juga meminta berkomunikasi dengan komandan yang bertanggung jawab memimpin pelaksanaan proyek pemagaran di lokasi pesisir desa yang menjadi bagian wilayah desanya itu;
-  Seruan permintaan Kades ini dibalas dengan suara musik dangdut dengan dukungan sound-system power besar yang rupanya telah disiapkan tentara di lapangan;
-  Pada rentang waktu yang sama, aktivitas eskavator dengan roda berantainya menggilas tanaman tetap berjalan sebagaimana sebelumnya, yakni mengangkut dan membongkar bawaan material pemagaran,
-  Atas fakta lapangan ini, massa rakyat yang melihat spontan meneriaki kerusakan tanaman cabe milik petani;
10.30 – 10.40 wib :  Pada saat Kades Wiromartan masih menyampaikan orasinya dan permintaan untuk berkomunikasi dengan komandan lapangan tak digubris, tentara merangsek maju menutup titik pemagaran;
-  Dari jarak 200-an meter arah barat, bergerak pula segerombolan tentara yang tengah menuju lokasi titik pemagaran;
-  Kades Wiromartan yang masih mencoba menyerukan agar tentara tidak bertindak kekerasan, malah langsung dijawab dengan aksi pemukulan yang membabi-buta;
-  Pukulan ini melukai kepala Widodo Sunu Nugroho, dan darah mengucur menutupi wajahnya yang membuat Kades ini menyingkir tapi tak melarikan diri dari lokasi karena melihat warga desanya juga dipukuli pentungan tentara;
-  Sejauh 7 meter dari titik penyerangan pertama, terlihat seorang pemuda dipukul keroyokan oleh tentara, terjatuh dan diinjak-injak sepatu lars. Korban ini jatuh pingsan di lokasi saat itu juga;
-  Ada belasan lagi warga lainnya, termasuk perempuan, tercerai-berai kena pukulan toya tentara, terdengar pula suara tembakan peluru hampa di lokasi;
-  Kebrutalan militer ini menyusul menimpa Kades sehingga akhirnya Widodo Sunu Nugroho pun jatuh pingsan;
10.45 – 11.00 wib :  Kades Wiromartan bersama 1 warga yang jatuh pingsan di lokasi serangan militer, dievakuasi dengan menggunakan sepeda motor ke Puskesmas Mirit;
-  Saat warga mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan ini, ternyata ada mobil patroli polisi yang hanya diparkir diam dalam jarak 100 meter sebelah utara lokasi serangan, tanpa melakukan tindakan apa pun.  ( AP45 )

Kebumen merupakan kota santri danpendidikan

Kebumen News- “Mas kalau saya lihat dan rasakan Kebumen merupakan kota santri danpendidikan.” Begitulah komentar salah seorang warga Purworejo Sugiman saat bersama Kebumen News menikmati secangkir kopi di desa Kepuh..
Bermaksud memperjelas, Kebumen News bertanya Koh bisa bapak .? “Ya mas lihat saja pesantren berada hampir di setiap kecamatan dan  masih tetap eksis sampai sekarang. Apalagi pesantren  yang mengikuti zaman perkembangan pesantren plus sekolahan.” Sambung Surip temannya Bertanya lagi Oh begitu ya pak..? “Ya mas, itu pasti maju apalagi santri yang banyak  menunjukkan pesantren menjadi tempat pendidikan favorit di Kebumen. Pernyataan ini didukung oleh Saebani warga Kebumen yang aslinya Cilacapberisteri orang Kebumen, dan sekarang tinggal di Kebumen. “Dulu saya juga nyantri di Kebumen mas, lalu dapat orang Kebumen, lama tidak disadari bahwa Kebumen merupakan kota santri dan kota pendidikan. Kalau tidak salah jumlah pesantren di Kebumen 100 lebih, karena dulu saya pernah jadi pengurus pesantren, bahkan sampai saat ini masih ada komunikasi. “Meskipun jumlah santri berkurang karena kemajuan zaman sekarang, pesantren di Kebumen masih tetap eksis walaupun tak sebanyak pesantren dahulu dan pesantren moderen saat ini terus berkembang dan lebih  banyak santrinya di karenakan ada tempat pendidiknya” Ujar Saebaani. “Nah itu mas ..? Kebumen dikatakan kota beriman karena banyak pesantren dan pendidika berbasis agama, data lengkapnya dapat dilihat dan dihitung. Berapa jumlah sekolah di Kebumen, hampir seribu sekolahan dari tingkat dasar sampai tingkat per guruan tinggi semua ada di tingkat kecamatan dan perdesaan khususnya sekolah dasar, tingat SLPT dan SLTA di tingkat  kecamatan, Purworjo. 13/3/ 2015. ( Bram )
 Views All Time
623

Festival Tari Tingkat Pelajar Se-Kabupaten Kebumen

Kebumen – “Whaduh, saya sampai susah menentukan pemenang, semua tarian yang disajikan siswa-siswi ini, bagus-bagus” Tutur Fatmawati, Juri pada Festival Tari  tingkat pelajar se-Kabupaten Kebumen yang di selenggarakan BEM Kampus IAINUKebumen. Festival yang berkolaborasi hibpop  ini  mampu membius penonton dan juri,  kreatifnya siswa-siswi pelajar Kebumen dalam menari dan mengkolaborasi tari Jawadengan modern dalam arena festival tari. Festival ini dikuti pelajar tingkat SLTA Se-Kabupaten Kebumen (30/2).
Pada festival ini memang menerapkan kriteria kejuaraan berjenjang (rangking), namun hanya tigaterbaik non rangking. Dalam hal ini SMA Karangan Ayar Kebumen  meraih predikat terbaik dalam sejumlah katagori tersebut di atas tanpa diikuti oleh daerah lainnya.
“Ajang ini festival tari tingkat pelajar kali ini adalah yang pertama kali di selengarakan oleh kampus IAINU untuk mewadahi bakat dan minat pelajar di Kabupaten Kebumen dalan hal tari jawa yang dikolaborasi dengan tari modern atau hibpop oleh kalangan muda khusunya pelajar untuk menghargai seni tari asli budaya jawa” Tutur Asror ketua panitia.
Kegiatan ini direncanakan tidak hanya tahun ini, akan tetapi akan diagendakan digelar rutin tahunan oleh BEM IAINU “Untuk melestarikan kesenian jawa, untuk tahun ini baru mencoba satu kesenian tari jawa, semoga tahun berikutnya akan mengakomodasi semua kesenian-kesian  jawa khusunya di Kebumen untuk dapat digelar festival tahuan di IAINU Kebumen Award.” Papar Lukman presiden BEM IAINU Kebumen. Lihat Videonya di sini ( kebumennews.com)

Khataman Desa Kebadongan

Khataman pesantren kebadongan kebumen dengan tradisi arak-arakan dan keliling Desa dengan kuda johed

Sop Buntut RM Ijo

Kebumen-Sop buntut ini yang terdapat di ketowinangun rumah makan ijo menpuyai khas rasa sendiri bikin ketagihan .

Alun-alun kebume

Photografi-kondisi minggu pagi,kebumen 11 januari 2015

Akhirnya berhasil Tersusun Database Kemiskinan


Suara-Muda-Database terbaru tentang kondisi kemiskinan di Kabupaten Kebumen akhirnya berhasil tersusun. Database itu terdiri dari peta kemiskinan masyarakat di wilayah Kabupaten Kebumen saat ini beserta potensi-potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang dimiliki oleh komunitas warga setempat.
"Database kemiskinan terbaru itu merupakan acuan bagi program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kebumen saat ini, termasuk yang akan dilakukan oleh PNPM MP berkelanjutan di tahun 2014 mendatang," jelas Humas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan PNPM MP) Kabupaten Kebumen, Aris Raharjo SSos di ruang kerjanya, Jumat (25/10/201).

Dipaparkan, pengumpulan data kondisi kemiskinan di Kabupaten Kebumen itu dilakukan oleh 52 Badan Kemakmuran Masyarakat (BKM) di 26 kecamatan di Kebumen, beberapa waktu lalu. Data-data kemiskinan yang menggunakan sejumlah indikator kemiskinan dari Bank Dunia itu akhirnya dirumuskan sebagai bahan kerjasama berbagai pihak yang peduli dengan kemiskinan di Kabupaten Kebumen.

Sedangkan menurut Koordinator Kota PNPM MP Kabupaten Kebumen, Haris Triyanto SSos, database kemiskinan terbaru ini juga membuka peluang kerjasama berkelanjutan antara pengelola PNPM MP dengan semua pihak terkait, termasuk Pemkab Kebumen. "Pasca pengumpulan data-data kemiskinan itu kami selenggaran Lokakarya Midterm Review PNPM MP yang diikuti semua SKPD terkait di jajaran Pemkab Kebumen dan semua mitra PNPM MP belum lama ini di Hotel Candisari Karanganyar. Lokakarya bertujuan memperkuat pemahaman yang utuh tentang persoalan kemiskinan," jelas Haris.
Salah satu bentuk kegiatan untuk warga miskin yang direkomendasikan lokakarya itu adalah berbentuk pengembangan dan pemeliharaan aset warga miskin yang berbasis ekonomi kreatif. Kegiatan workshop buat warga miskin dan peningkatan kapasitas kader TKP2KD.

Ditambahkan, program PNPM merupakan salah satu program pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat dengan mendorong perubahan pola pikir semua pihak yang terkait dengan kemiskinan. (Dwi/krjogja.com)

Tempat Singgah Bupati Arungbinang

SuaraMuda-Awalnya desa Korowelang bernama desa Banjarejo. Bupati Arungbinang setelah melakukan perjalanan saat itu singgah untuk beristirahat di sebuah batu besar yang di desa tersebut, tepatnya di dukuh Batu Kuwuk. Secara bentuk dan rupa sebenarnya tidak ada yang istimewa dengan batu tersebut. Namun,  perlu diketahui bahwa batu besar yang persis berada di pinggir jalan sekaligus di atas kali merupakan batu istimewa, dalam istilah Jawa Punden. “Menurut cerita dari orang tua Batu yang pernah menjadi tempat singgah bupati Arungbinang merupakan batu istimewa atau dalam istilah jawa batu Punden,” Tutur Kepala desa Korowelang, Ibnu Mujamil saat ditemui Kebumennews.com, Selasa (04/06/2013) di kantornya.
Ibnu Mujamil menjelaskan keistimewaan batu (Punden) tersebut yaitu kalau batu tersebut di jatuhkan ke kali tanpa diketahui masyarakat batu batu tersebut kembali ke tempat semula. Awalnya Ibnu Mujamil juga mengaku tidak penasaran dan sempat mau mencoba menjatuhkan batu tersebut ke kali. Namun, karena terlalu besar dia mengaku tidak kuat. “Saat mau mencalonkan diri sebagai kepala desa, saya berencana untuk menjatuhkan batu tersebut, namun karena batunya yang terlalu besar dan bobotnya yang berat saya pun menggagalkan rencana tersebut,” beber Ibnu Mujamil.
“Saat Bupati Arungbinang beristirahat di sekitar lokasi mendadak banyak terdapat ular welang dan sempat mengundang kehobahan warga. Disinilah awal pergantian nama dari desa Banjarejo menjadi desa Korowelang,” imbuhnya.
Lebih lanjut Ibnu Mujamil menambahkan sebagian wilayah yang awalnya masuk desa Jlegi dan desa Pejagatan kemudian bergabung ke desa Korowelang. “Beberapa dukuh yang sebelumnya masuk wilayah desa Jlegi dan desa Pejagatan akhirnya bergabung ke desa Korowelang,” pungkas Ibnu Mujamil.(iwn) www.kebumennews.com-

Bupati Jamin Karyawan PI Tidak Nganggur

Pusaka Indah, minimarket yang terbakar di Karanganyar Kebumen pada Jumat (27/9) memiliki 89 karyawan. Karyawan yang khawatir akan menganggur setelah hangusnya hampir seluruh bagian bangunan PI oleh Bupati Kebumen Buyar Winarso,SE melalui kepala Sekda Adi Pandoyo dijamin tidak akan menganggur. Bupati akan mencarikan pekerjaan untuk karyawan PI sembari menunggu pembangunan kembali PI.
“Bupati Kebumen menjamin 89 karyawan PI yang terbakar itu akan mendapat pekerjaan yang cukup untuk menghidupi keluarga selama menunggu pembangunan kembali bangunan PI” tutur Adi Pandoyo kebumennews.com

Peta Politik Gubenur Jawa Tengah..


Suara-Muda-Lebih Lengkap di Kebumennews-Ada tiga pasang bakal calon yang akan bersaing dalam pilkada Gubernur Jawa Tengah 27 April 2013, meskipun secara resmi baru akan ditetapkan tanggal 11 April 2013. Tiga pasang calon diajukan oleh partai-partai besar di Jawa Tengah. PDIP mengusung Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko sebagai representasi ideologi sosialis, liberalis, kelanjutan dari marhaenisme. Pasangan Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo sebagai calon gubernur incumbent diajukan oleh Golkar, pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono yang diajukan oleh koalisi berbagai partai yaitu PKB, PPP, PKS, PAN dan Gerindra. Melihat dari ideologi peta lama masing-masing balon tidakla merepresentasikan ideologi besar yang berkembang dewasa ini. Islam modernis, islam tradisional, sosialis, dan liberalis. Ideologi yang selama ini selalu berseberangan tampaknya adalah islam modernis dengan islam tradisionalis, dan sosialis selalu berseberangan dengan kapitalis liberal. Ganjar misalnya meskipun dikenal sebagai orang PDIP tetapi secara ideologi ia adalah penganut islam tradisional yang selama ini diwakili NU. Hadi Prabowo, adalah sosok yang didukung oleh partai berlatarbelakang Islam radisonal, PKB dan PPP, tetapi juga didukung islam modernis PAN dan PKS, tetapi juga didukung nasionalis Gerindra. Satu-satunya calon yang masih memiliki basis ideologi lama adalah Bibit dengan latar belakang militer ia didukung oleh Golkar yang memang berideologi nasionalisme sejak semula.
Ideologi Islam tradisional adalah ideologi, Islam yang mampu bercampur dan bahkan berakulturasi dengan tradisi masyarakat asli. Islam masuk ke Indonesia melalui pintu ini. Tradisi wayang, tradisi sekaten. Tradisi slametan, yang diubah menjadi tahlilan dll. Tradisi mewarnai ritual ibadah dari kaum islam tradisional ini. Tokohnya di nusantara ini adalah Sunan Kalijogo.
Tradisi Islam modernis memiliki misi utama memurnikan ajaran Islam dengan mengembalikannya kepada Alqur’an dan Sunnah. Oleh karenanya ideologi ini menentang keras segala bentuk TBC, Takhayul Bid’ah dan Churafat. Selain itu Islam modern juga menekankan pada penafsiran tekstual dibanding kontekstual, oleh karena itu dalam semua undang-undang, aturan dan asas harus berbentuk dan berdasarkan Islam.
Sosialis merupakan salah satu ideologi dunia yang berakar dari Jerman, di bawah pemikiran filsafat materialism dialektis, karya Karl Mark. Ia diterjemahkan ke Indonesia oleh Sukarno menjadi marhaen. Kemudian ideologi ini berkembang menjadi marhaenisme dan di Indonesia di bawah partai PNI. Di era Suharto PNI di lebur menjadi PDI, kemudian PDI juga dikebiri, sehingga lahirlah PDIP yang saat ini menjadi kendaraan Rustriyanti (Aan) maju.
Kapitalisme adalah pemikiran ekonomi yang mengupayakan kemakmuran untuk semua orang yang memiliki modal. Kapitalisme meniscayakan kebebasan pasar, semua harga wajib ditentukan oleh pasar.
Peta ideologi dalam pemilu gubernur kali ini setidaknya dapat dijadikan dasar bagi peta analisis kekuatan masing-masing balon. Peta ideologi di atas meniscayakan lawan politik utama ring satu dan lawan politik ring dua. Lawan politik ring satu adalah saingan dalam memperebutkan suara di wilayah geografi dengan ideologi yang nyaris sama. Misalnya dari tiga puluh lima (35) kabupaten di Jawa Tengah, Demak, Kudus, Wonosobo, Magelang, Jepara, Blora, Salatiga, Pemalang, Pekalongan, Kebumen, merupakan kabupaten yang berbasis agamis. Surakarta, Klaten, Boyolali, Sragen, Semarang, Ungaran, Salatiga, merupakan kabupaten yang berbasis sosialis. Dan Cilacap, Purwokerto, Tegal, Purworejo, Temanggung, Brebes, Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas merupakan basis nasionalisme.
Dari analisis peta ideologi bakal calon gubernur Jateng ini tampaknya pemilihan akan berjalan satu putaran. Karena akumulasi suara akan langsung bertumpuk pada putaran pertama dan memenangkan salah seorang (sepasang) calon. Dalam prediksi Kebumen News Pemilu Gubernur Jateng akan dilaksanakan tidak dalam dua putaran, di mana jika dua putaran putaran pertama akan dimenangkan oleh pemenang ideologi agamis (Islam modernis maupun islam tradisionalis), dan ideology ekonomi (sosialis maupun kapitalis). Baru pada putaran kedua pilkada sesungguhnya yaitu pertarungan antara ideologi agamis dengan ideology ekonomi sosial. Jadi pada putaran pertama ini, para bakal calon Gubernur akan langsung masuk final tanpa ada putaran kedua.Berita Tajam dan ter percaya bersama kebumennews klik aja di sini

Gerakan PMII Tidak Mau Terjebak Ke Ranah Politik Kepentingan


KEBUMEN, Gerakan Pemuda adalah gerakan yang energik, penuh dengan kesemangatan, dan yang lebih penting idealisme  mendominasi. Ketika Gerakan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) tergabung dengan Aliansi Masyarakat Marginal (20/3) telah diterima, masuk ruang sidang Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)Kebumen, dan diterima oleh Ketua Dewan Ir. Budi Hianto Susanto terkait dengan penolakan kenaikan BBM, juga hadir pula beberapa anggota dewan yang lain dari Fraksi Golkar, dan Fraksi PPP. Suasa cukup tegang, karena para mahasiswa terus meneriakan yel-yel tolak BBM naik, dan beberapa kali melantunkan lagu kebangsaan yang telah mereka gubah dengan cara mereka sendiri dengan lirik lagu pemerintahan sekarang tidak berkeadilan, liberalis, serta hanya menindas rakyat bawah. Suasana agak sedikit mereda ketika ada komentar dari ketua Dewan DPRD Kebumen, diapun turun dari podium dewan langsung turun kebawah membaur dengan para pendemo.” Akan kami perjuangkan ke DPRRI Pusat , Kami sepakat dan sependapat dengan para adik-adik pendemo, bahwa kami menolak atas kenaikan BBM sekarang, karena implikasinya akan jelas mempengaruhi segala aspek ekonomi secara Nasional, dan masyarakat miskin akan lebih sengsara lagi, masyarakat kita akan seperti apa kedepan, sekarang saja sudah susah, akan lebih dibaut susah lagi.”Katanya.
Kemudian disusul lagi anggota dewan yang lain Muhsinun dari Fraksi PPP.”Kami juga sependapat menolak kenaikan BBM sekarang, politik pemerintahan sekarang kalau saya bilang, politik Liberalisme dan cenderung  skularisme,  mudah-mudahan BBM tidak jadi naik.”Katanya.
Namun ternyata dari semua dukungan baik ketua Dewan maupun anggota Dewan yang lainnya, mereka akan memperjuangkan hingga ke tingkat pusat, karena bagi PDIP maupun PPP sudah ada intruksi dari pusat untuk dengan tegas menolak atas kenaikan BBM, hingga ke kader-kader yang paling bawah.
Sontak pimpinan demo Maulana Abdulloh, memotong pembicaraan Dewan .”Intruksi-intruksi ! Kami datang menghadap ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kebumen, jadi jangan bicara soal Fraksi dan kepartaian, tempat ini ruang sidang dewan yang terhormat, harus berbicara atasama dewan bukan atas nama fraksi dan partai, kami tidak minta kesepakatan dengan PDIP atau PPP. Kami hanya minta kesepakatan dengan DPRD Kabupaten Kebumen”Ujarnya.
karena baik ketua dewan dan beberapa anggota dewan yang lainya ngga ada yang mau berbicara dan mendukung atas nama dewan DPRD Kabupaten Kebumen, akhirnya dengan lantang pendemo membubarkan diri dengan nada.”Kami kecewa, dan akan terus bikin gerakan hingga BBM tidak lagi dinaikan

Pernah Menjadia Pengawal Presiden RI Masa Seokarno Masa Tuanya Di Rumah Kontrakan

Masa Muda Daliman
Masa Mudanya Daliman 
 KEBUMEN- Berjuang tampa pamprih mukin itu kata yang tempat untuk mengambarkan sosok daliman, Meski berjasa sebagai pejuang kemerdekaan Namun di sisi hari tuanya justru hidup sengsara. tak ada gemilang harta, rupiah masih menyewa rumah.  MEngontrak adalah pilihan bagi pak daliman  degan sederhanaanya dala kehidupanya, meski begitu gurat ketampananya di masa mudanya masih terlihat jelas di fotonya.

Daliman salah satu pejuang RI tak hanya itu dalamian juga ber untuk karena pernah mendaat tugas yang bergensi yakni menjadi ajudan presiden Soekarno dan wakilnya Mohamad Hata, karena pernah mengeyam pendidikan yang di kirim oleh Belanda di semarang setalah tamat di jadikan polisi belanda, ketiga belanda pergi datang jepang, juga di rikut menjadi olisi jepang kata daliman mewakili kisahnya.

Berapa kali mengikuti peperangan. Dia pernah ikt perang gerilya yang di pimpin oleh jendral Sudirman, selain itu dia ikut dala kancah peperangan krawang bekasi serta perang palagan Ambarwa, namun di antara peperangan tersebut yang paling ektrem an penuh perjuangan dan cukup menyesarakan adalah perang gerilya dengan jendral sudirman, waktunya cukup panjang selama 6 bulan. 

Masa Tuanya Daliman 
Daliman menambahkan setelah indonesia berhasil dapat merebut dari tangan penjajah, dia bergabung dengan mobrik atau istilah krop brimob di jakarta, pada tahun 1948, Daliman di tarik ke istana kepersidenan untuk menjadi pengawal presiden Soekarno dan Mohamad Hata sebagai wakilnya.

pengalamanya ketiga menjadi pengawal presiden setia ada kunjungan keluar negri, kalo presiden mau masuk WC, selalu saya cek dulu ke WC,  juga pula bila presiden mau makan saya makan dulu untuk di cek, kewatir presiden terna racun. setealh sukarno lenser dia di tarik lagi di krop brimob.

Perjuang daliman memang besar di negri ini meski balasanya tak berapa, daliman tetap menikmati di hari tuanya dengan bahagia walo saaat ini daliman masih hidup atau tingal di rumah kontrakan Bahakuri Gombong  yang hanya di temani cucunya ruli (30) . hdup tak berkecukupan harus di jalani Daliman, di tabah dia sudah lama hidup menduda.

Dulu sih ada istri tapi sudah meningal duniaa tahun 1991 istri juag sebagi Pewira TNI, Pangkat Terahirnya Kolonel. pukas mbah daliman ( sumber Kebumen Ekpres) 

26 Grup Rebana Ibu-Ibu Ikuti Fistival di PC Muslimat NU Kebumen


Kebumen-26bgrup rebana ibu-ibu sekabupaten kebumen adu ktrampilan  dalam vistival rebana peminpin cabang muslimat NU di gedung serba guna muslimat yang baru selesai di bangun di jalan  Arubinang, kegitan rebana ini di lakukan pada hari saptu tgl 15 septerber 2012.

Ketua Rebana  Mohslihatun Tabingi menyapekan festival rebana perwakilan dari PAC seluruh kecamatan kabupaten kebumen, setiap peserta di wajibkan bawa dua lantonan lagu rebana, yang kan antinya akan di ambil satu sampai tiga dan juara harapan, masing-masing jura akan di beri uang binaan dari juara I sebesar Rp: 500 ribu, Juara II Rp: 400, Juara III Rp 300 an jauara harapan Rp 100 ribu.

Tujuan di adakan festival rebana dari tingkat Kabupaten untuk menper erat sulahturohim grup kesenian rebana Sekabupaten Kebumen sekaligus sebagi Ukhuwah Islamiyah  lewat kesenia islam. Karean grup rebana di kebumen karean cukup banyak oleh karean ini PC Muslimat NU Kebumen untuk sebagai pembinaan pada grup mereka, ketua panitia berharap kegiatan-kegiatan kesenian Islam lebih sering di adakan. Agara kesenian tidak budar atau hilang tergantikan oleh Budaya Asing, yang mulai menjaur di Indonesia. (ekprs)

Penolakan Warga di Pesisir Kebumen Berlanjut

KEBUMEN, KOMPAS.com  — Penolakan warga Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, terhadap aktivitas penambangan pasir besi di wilayahnya berlanjut. Mereka bahkan mengancam akan menggalang massa dari lima desa lain yang wilayahnya juga ikut menjadi sasaran penambangan pasir besi di kawasan pesisir selatan seluas 984 hektar tersebut.
 

.

Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger