Suara Muda
Headlines News :
BRAM Grup bahruninfo@gmail.com. Powered by Blogger.
Tridinamika Blog Kontes 2013
Showing posts with label jawa tenga. Show all posts
Showing posts with label jawa tenga. Show all posts

Kronologi Serangan TNI Terhadap Warga Urut Sewu di Wiromartan, 22 Agustus 2015

07.30 – 09.45 wib:  Massa rakyat warga desa, terdiri dari petani, pemuda dan perempuan; berkumpul di utara jalur Jln. Daendels di desa Wiromartan, Mirit;
-Pada saat yang sama, di ruas jalan seputar gerbang kantor Pemkab dan DPRD [timur alun2 Kebumen] baru selesai dilaksanakan apel pasukan ber-uniform PHH, polisi [termasuk polwan], tentara dan jajaran intel berpakaian sipil;
-  Di lokasi kumpulnya massa rakyat, disampaikan orasi pembekalan oleh Kades Wiromartan, Widodo Sunu Nugroho; dan membaca doa bersama dipimpin oleh ustadz setempat;
-  Massa rakyat sebanyak 100-an beriringan naik sepeda motor menuju ke lokasi pemagaran TNI di 750-an meter arah selatan;-  Diantara massa yang bergerak itu ada pula petani dari desa lain di kecamatan Mirit dan desa-desa lain yang ikut bersolidaritas, yakni dari Kaibon Petangkuran, Setrojenar, Ayamputih.
09.56 – 10.15 wib :  Massa rakyat tiba di lokasi dan langsung menuju titik pemagaran di sisi barat jalan akses menuju pesisir;
-  Di lokasi pemagaran terdapat 2 unit truk militer dan 1 alat berat eskavator tengah melakukan aktivitas pemagaran, sesuatu yang ditolak oleh warga terutama para petani pemilik dan penggarap lahan pertanian pesisir Urutsewu;
-  Beberapa petani yang tengah bekerja tak jauh dari lokasi pemagaran ikut bergabung dengan warga di lokasi pemagaran, di sebuah lahan tanaman cabe dan lahan-lahan tanaman lain pada zona itu yang juga terlanggar;
-  Massa rakyat beralasan pemagaran yang menerjang lahan-lahan milik petani sebagai ilegal, tak berijin, tanpa pamit atau pun pemberitahuan ke pemerintah desa setempat;
-  Salah satu warga yang membawa megaphone menyampaikan maksud kedatangan warga dan meminta pimpinan proyek pemagaran TNI menemui warga yang datang ke lokasi;
10.15 – 10.30 wib :  Kades Wiromartan Widodo Sunu Nugroho yang mengiringi warganya, dengan berpakaian dinas Kades, menyampaikan orasi melalui megaphone diantara warga dan pasukan militer dari satuan Zipur;
-  Dalam orasinya Kades menyampaikan pandangannya, tentang tiadanya dasar legalitas pelaksanaan proyek pemagaran, tanpa pemberitahuan ke pemerintah desa, dan hal-hal lain yang justru mencederai profesionalitas institusi TNI sendiri;
-  Kades juga meminta berkomunikasi dengan komandan yang bertanggung jawab memimpin pelaksanaan proyek pemagaran di lokasi pesisir desa yang menjadi bagian wilayah desanya itu;
-  Seruan permintaan Kades ini dibalas dengan suara musik dangdut dengan dukungan sound-system power besar yang rupanya telah disiapkan tentara di lapangan;
-  Pada rentang waktu yang sama, aktivitas eskavator dengan roda berantainya menggilas tanaman tetap berjalan sebagaimana sebelumnya, yakni mengangkut dan membongkar bawaan material pemagaran,
-  Atas fakta lapangan ini, massa rakyat yang melihat spontan meneriaki kerusakan tanaman cabe milik petani;
10.30 – 10.40 wib :  Pada saat Kades Wiromartan masih menyampaikan orasinya dan permintaan untuk berkomunikasi dengan komandan lapangan tak digubris, tentara merangsek maju menutup titik pemagaran;
-  Dari jarak 200-an meter arah barat, bergerak pula segerombolan tentara yang tengah menuju lokasi titik pemagaran;
-  Kades Wiromartan yang masih mencoba menyerukan agar tentara tidak bertindak kekerasan, malah langsung dijawab dengan aksi pemukulan yang membabi-buta;
-  Pukulan ini melukai kepala Widodo Sunu Nugroho, dan darah mengucur menutupi wajahnya yang membuat Kades ini menyingkir tapi tak melarikan diri dari lokasi karena melihat warga desanya juga dipukuli pentungan tentara;
-  Sejauh 7 meter dari titik penyerangan pertama, terlihat seorang pemuda dipukul keroyokan oleh tentara, terjatuh dan diinjak-injak sepatu lars. Korban ini jatuh pingsan di lokasi saat itu juga;
-  Ada belasan lagi warga lainnya, termasuk perempuan, tercerai-berai kena pukulan toya tentara, terdengar pula suara tembakan peluru hampa di lokasi;
-  Kebrutalan militer ini menyusul menimpa Kades sehingga akhirnya Widodo Sunu Nugroho pun jatuh pingsan;
10.45 – 11.00 wib :  Kades Wiromartan bersama 1 warga yang jatuh pingsan di lokasi serangan militer, dievakuasi dengan menggunakan sepeda motor ke Puskesmas Mirit;
-  Saat warga mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan ini, ternyata ada mobil patroli polisi yang hanya diparkir diam dalam jarak 100 meter sebelah utara lokasi serangan, tanpa melakukan tindakan apa pun.  ( AP45 )

Kesenian Asli Kebumen Yang Me-nusantara, Berawal Dari Sejarah Perlawanan

Kebumen – Jika anda mencari tentang kesenian rakyat yang asli Kebumen bukan ndolalak, karena itu milik Purworejo, bukan Jaipongan karena itu dari Jawa Barat ukan rongeng karena itu dari Banyumas. Tetapi anda harus memperdalam tentang Seni Cepetan Alas yang ternyata asli Kebumen. Cepetan alas ini merupakan tarian yang sarat makna karena diawali dari perjuangan melawan Jepang.
Cépét yaitu kesenian tradisional di desa-desa di Karanggayam seperti Karanggayam, Kajoran dan Watulawang. Kesenian ini dimainkan oleh 12 orang. Para pemain memakai topeng raksasa. Rambutnya terbuat dari duk (sabut pohon aren) dan pemainnya mengenakan pakaian hitam, dan memakai sarung sebagai blebed di pinggang. Tarian diiringi musik tradisional yaitu kentongan, jidur (kendang gede) dan drum bekas. Cepetan alas oleh sebagian masyarakat di sebut juga Dangsak di desa Watulawang sudah ada sejak tahun 1960-an didirikan oleh Parta Wijaya (Alm), dan turun temurun sampai sekarang.
Di Watulawang para pemain seni ini, pentas hanya setahun sekali, tepatnya pada perayaan 17 Agustus. Dalam peringatan 17 Agustus, Cépét merupakan menu wajib yang harus di mainkan, mengiringi anak sekolah SD Watulawang yang konvoi mengelilingi desa, bahkan sampai ke desa lain di Peniron.
Saat mau pentas, para rombongan cépét biasanya sudah ngumpul pagi- di rumah Ketua rombongan (Dawintana ) dan memakai seragam dan aksesoris perlengkapannya, kemudian rombongan berangkat untuk mengikuti upacara peringatan 17 Agustus di SD Negeri Watulawang, bersama rombongan kuda lumping dan anak-anak sekolah.
Kemudian di lanjutkan dengan konvoi, rombongan cépét selalu berada di depan, dan di ikuti rombongan anak sekolah, dan paling belakang rombongan kuda lumping. Di perjalanan kadang pemain cépét ini sudah ada yang kesurupan, dengan sautan suara yang menyeramkan, mereka mengerang- ngerang laksana raksasa, semakin menambah keseraman terutama bagi anak kecil yang melihat.
Sesampainya di lokasi, di bakarlah kemenyan oleh sang pawang, terus mereka berjoged (Ngibing,jawa ) sesuai perannya, dan kesurupan pun makin menjadi- jadi, suasana makin menyeramkan, para pemain yang kesurupan itu mulai makan sesaji kumplit yang di sediakan di meja kusus tempat sesaji.
Mereka makan serba aneh, daun papaya mentah, kembang, minyak wangi, kemenyan, dan makanan makanan lain, bahkan ada juga yang makan ayam hidup. Penonton juga kadang ada yang kesurupan. Bagi anda yang berminat menyaksikan pentas Cépét, datang saja ke Desa Watulawang atau Kajoran pada setiap 17 Agustus, karena kesenian ini hanya pentas pada hari itu. (A-42/Brs/Opal/Diolah dari berbagai sumber).

Keindahan Laguna Pantai Wawar Lembupurwo


Kebumen News – Ternyata masih banyak lokasi wisata di Kabupaten Kebumen yang jarang disentuh dan dikunjungi wisatawan. Hal ini disebabkan karena tidak dipublikasikan oleh parapihak. Salah satu yang tidak pernah terdengar tentang pantaiadalah Laguna Pantai Wawar di desaLembupurwo Mirit Kebumen.
Sungai Wawar yang hendak membuang airnya ke laut, tidak langsung masuk ke laut, sungai harus berputar-putar dulu melewati gundukan pasir yang didorong oleh ombak terus-menerus. Terbentuknya lingkaran-lingkaran sungai dan gundukan-gundukan pasir yang ditumbuhi rerumputan dan semak. Selain itu di kawasan ini juga ditanam berbagai jenis tanaman bakau yang berfungsi mengurangi erosi pantai Wawar. Indah sekali menjadi objek wisata Laguna. “Namun diperlukan akses jalan yang mudah untuk mencapainya.” Tutur Mukhlasin warga Desa Rowo. (Brs)

Pusat Tata Air Gombong Selatan

ROWOKELE. Masyarakat Karst Gombong Selatan [MKGS] menolak Rencana operasionalisasi PT. Semen Gombong yang direncanakan bakal mengeksploitasi batuan karst Tujuh desa di kecamatan Buayan.
Ke tujuh desa itu adalah Sikayu, Banyumudal, Nogoraji, Semampir, Jogomulyo, Purbowangi Dan Jatiroto. Sedangkan Lainnya di Tiga desa, yakni Kretek, Jatiluhur Dan Bumiagung di Kecamatan Rowokele akan dijadikan sejenis lainnya Pengambilan lempung sebagai bahan baku semen industri.
MKGS yang sebelumnya telah melakukan re-mapping gua-gua karst, sungai dan sumber-sumber bawah tanah menemukan enambelas (16) fakta dan data baru melengkapi data gua karst yang ada.

Kebumen merupakan kota santri danpendidikan

Kebumen News- “Mas kalau saya lihat dan rasakan Kebumen merupakan kota santri danpendidikan.” Begitulah komentar salah seorang warga Purworejo Sugiman saat bersama Kebumen News menikmati secangkir kopi di desa Kepuh..
Bermaksud memperjelas, Kebumen News bertanya Koh bisa bapak .? “Ya mas lihat saja pesantren berada hampir di setiap kecamatan dan  masih tetap eksis sampai sekarang. Apalagi pesantren  yang mengikuti zaman perkembangan pesantren plus sekolahan.” Sambung Surip temannya Bertanya lagi Oh begitu ya pak..? “Ya mas, itu pasti maju apalagi santri yang banyak  menunjukkan pesantren menjadi tempat pendidikan favorit di Kebumen. Pernyataan ini didukung oleh Saebani warga Kebumen yang aslinya Cilacapberisteri orang Kebumen, dan sekarang tinggal di Kebumen. “Dulu saya juga nyantri di Kebumen mas, lalu dapat orang Kebumen, lama tidak disadari bahwa Kebumen merupakan kota santri dan kota pendidikan. Kalau tidak salah jumlah pesantren di Kebumen 100 lebih, karena dulu saya pernah jadi pengurus pesantren, bahkan sampai saat ini masih ada komunikasi. “Meskipun jumlah santri berkurang karena kemajuan zaman sekarang, pesantren di Kebumen masih tetap eksis walaupun tak sebanyak pesantren dahulu dan pesantren moderen saat ini terus berkembang dan lebih  banyak santrinya di karenakan ada tempat pendidiknya” Ujar Saebaani. “Nah itu mas ..? Kebumen dikatakan kota beriman karena banyak pesantren dan pendidika berbasis agama, data lengkapnya dapat dilihat dan dihitung. Berapa jumlah sekolah di Kebumen, hampir seribu sekolahan dari tingkat dasar sampai tingkat per guruan tinggi semua ada di tingkat kecamatan dan perdesaan khususnya sekolah dasar, tingat SLPT dan SLTA di tingkat  kecamatan, Purworjo. 13/3/ 2015. ( Bram )
 Views All Time
623

Penambangan Batu Tidak Jauh dari Kampus LIPI

Kebumen News >> Karangsambung, Kebumen,Jawa Tengah. Seperti kita ketahui, Karangsambung merupakan laboratorium geologi alam terlengkap. Di sana mahasiswa dan ilmuwan bisa meneliti batuan yang sebenarnya hanya bisa ditemukan di lantai samudera, tetapi karena proses tektonik, batuan tersebut terangkat ke daratan.
Misalnya sekis mika. Batuan ini sebenarnya adalah lantai benua yang menjadi alas Pulau Jawa, namun di Karangsambung, batuan ini bisa ditemukan di Kali Brengkok. Karena begitu pentingnya Karangsambung sebagai laboratorium alam yang membuktikan teori tektonik lempeng, kelestarian bebatuan tersebut sudah sepatutnya dijaga. Penambangan batu di lokasi-lokasi yang banyak terdapat batuan purba selain mengakibatkan kerusakan lingkungan juga dapat memusnahkan bukti-bukti bawa kulit bumiitu bergerak di lasir di intagram peduli lingkungan dan cagar alam kebumen (uudgram )
Ayuh tag ke Instagram @kebumennews dan  #kebumennews atau #pedulilingkungansekitarkita photo anda dan lokasi bermafaat buat orang bayak dan otomatis detlen gamabar di samping artikel  #news

Obyek Wisata Kebumen Terbaru

Kebumen >> Menjelang datangnya bulan Ramadhan 2015, ternyata  para pengelola sejumlah pengelola obyek wisata di Kebumen sudah mulai  bersemangat menyambut datangnya Lebaran Idul Fitri 2015 mendatang. Untuk  itu, mereka berusaha sedini mungkin membenahi obyek wisata yang mereka  kelola untuk menyambut datangnya Lebaran.

" Membayangkan Lebaran datang dengan ribuan wisatawan setiap harinya membanjiri tempat ini, membuat kami bersemangat melakukan pembenahan sejak Mei 2015 lalu, agar semuanya matang disiapkan. Namun sebelum Lebaran datang, kami ingin melihat terlebih dahulu  respon khalayak terhadap hasil pembenahan di sini," ujar Manto,  salah seorang pengelola obyek wisata Laguna Lembupurwo di Desa Lembupurwo Kecamatan Mirit  Kebumen, Selasa (16/06/2015).

Obyek wisata air payau yang dikelola oleh Pemerintah Desa Lembupurwo  bersama dengan Kelompok Tani 'Cemara' tersebut melakukan pembenahan dengan  membuat dermaga perahu kayuh di salah satu bagian laguna. 

Disediakan pula beberapa perahu kayuh, beberapa jenis permainan anak-anak  di dekat dermaga, sejumlah kamar mandi yang menyediakan air tawar dan  penyewaan pelampung. Air tawar dari kamar mandi tersebut bisa digunakan  untuk membilas wisatawan sehabis berenang di perairan laguna.

" Kebetulan setiap hari Minggu dan hari libur nasional obyek wisata ini  dibanjiri wisatawan. Dari situ kami bisa melihat bagaimana tanggapan  mereka dengan wajah baru di sini," ujar Manto.

Persiapan dini menyambut Lebaran Idul Fitri 2015 juga terlihat di obyek wisata Pantai Setrojenar di Desa Setrojenar  Kecamatan Buluspesantren Kebumen. Kolam-kolam renang dari kain terpal yang merupakan salah satu  ciri khas obyek wisata ini, sejak Mei 2015 lalu mulai bertambah banyak.

" Selain untuk menyambut Lebaran, kesemarakan ini juga menyambut ramainya  wisatawan seusai kenaikan kelas," jelas Sardi, salah satu pengelola  kolam renang kain terpal.(Dwi)
Sumber (KRjogja.com)

Batu Akik Kebumen Siap pake



Suara_Muda>> berbagai jenis batu akik asli kebumen siap di jualan melalui pesanan dan siap kirim dari berbagai jenis batu asli kebumen dari badar besi,  jenis liontin dan cincin harga bersahabat dari 60 ribu, 100 ribu dan 200 ribu perbiji siapkan kebutuhan berapa saja, batu akik dari kebumen, Kalau batu yang sepesial  coraknya dari 300-700 ribu minat bisa Email: bacayuh@gmail.com
 

.

Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger