Headlines News :
Home » , , , , , , » Negosiator Urutsewu di DPRD “Dipagari” Tentara

Negosiator Urutsewu di DPRD “Dipagari” Tentara

Written By Bahrun Ali Murtopo on July 10, 2015 | 7/10/2015

Kebumen News – Ada yang menarik untuk dicatat padaaksi petani Urutsewu saat tim negosiator mereka dimediasi oleh Komisi A DPRDKebumen, dalam “pertemuannya” dengan pelaksana pemagaran pesisir yang tengah diprotes para petani. Audiensi yang digelar di ruang meeting Sekretariat DPRD (Sekwan) itu ternyata “dikepung” beberapa oknum tentara. Sampai-sampai Dandim 0709 Kebumen, Letkol Inf. Putra Widyawinaya, SH pun ada di sekitar bawahannya itu.  Ihwal keberadaan tentara bertongkat di seputar gedung Sekwan itu, mungkin mengawal atasannya. Namun boleh jadi “situasi tak aman” tengah mengancam negara, sehingga polisi tak cukup untuk mengamankan aksi petani Urutsewu.
Yang jelas, kenyataan ini dipertanyakan oleh Koordinator UrutSewu Bersatu Widodo Sunu Nugroho, pada awal dimulainya audiensi sebagaimana yang direncanakan dalam skenario aksi (8/7) hari itu.
“Ini bukan audiensi, sebagaimana dimaksud dalam permohonan petani”, dalihnya. Melainkan sebuah mediasi. Sedangkan dari dahulunya para petani menyadari bahwa pemerintah daerah termasuk DPRD tak memiliki kewenangan apa pun dalam kaitan penyelesaian konflik tanah pesisir Urusewu.
Rupanya memang ada skenario untuk “menyederhanakan” konflik agraria Urutsewu, dengan pendekatan parsial dan kasuistik tentang pemagaran pesisir saja. Itu sebabnya agenda audiensi tim negosiator berupah menjadi “mediasi” dengan fasilitator Komisi A DPRD KebumenKesederhanaan, Menjadi Pegangan Hidup Anggota DPRD Yang Satu Ini. Read more … ». Maka didatangkan lah para pelaksana (baca: pekerja pemagaran) berikut Komandan Dislitbangad Kusmayadi di gedung Sekwan itu, lengkap dengan regu koersif militernya. (AP)
Share this post :
 
Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger