Suara Muda
Headlines News :
Home » » Kebumen Selatan Ikut Peduli Bencana Merapi

Kebumen Selatan Ikut Peduli Bencana Merapi

Written By Bahrun Ali Murtopo on November 16, 2010 | 11/16/2010

“Apa yang bisa kami berikan untuk Merapi dan semua mahluk yang ada di sekitarnya?”, begitu pesan pendek Seniman, sang Ketua Forum Paguyuban Petani Kebumen Selatan (FPPKS) kepada Indipt, pasca erupsi gunung Merapi, yang diketahui menyemburkan jutaan meter kubik material vulkanik dari perut bumi.
Banyak. Secara spontan begitu gemuruh suara dalam hati kami. Apalagi dengan mengingat bahwa ada lebih dari 3000 KK petani di pesisir Kebumen Selatan yang tergabung dalam FPPKS. Suara hati ini lebih dari sekedar menggedor-gedor, seiring dengan gelombang tebaran “wedhus gembel” yang menimbulkan eksodus pengungsi akibat erupsi gunung Merapi yang susul-menyusul dan seolah masih tak mau berhenti menebar ancaman kematian.
Data teknis jumlah pengungsi hingga Sabtu, 6 November 2010, jam 13.30 siang sebanyak 202.707 orang. Jumlah ini tersebar pada 4 kabupaten di seputar gunung berapi paling aktif se dunia yang meletus sejak Selasa (26/10). Rincian jumlah pengungsi meliputi wilayah Sleman (56.500 orang), Boyolali (35.593 orang), Klaten (44.776 orang) serta Magelang (65.838 orang).
Maka dimulailah upaya memobilisir bantuan kemanusiaan dari kawasan pertanian pesisir selatan Kebumen ini melalui koordinat desa Setrojenar di rumah seorang kiai kampung Imam Zuhdi itu. Dan dengan membaca update data teknis jumlah pengungsi serta pertimbangan teknis distribusinya agar diharapkan merata dan tak terjadi akumulasi bantuan, akhirnya diputuskan bahwa pada hari Minggu (7/11) distribusi bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Merapi dikirim ke wilayah Magelang.
Ke Posko CBDRM-NU Muntilan
Pengiriman bantuan FPPKS tahap pertama dikirimkan atas mediasi Indipt ke Posko Pengungsi Merapi di wilayah Muntilan, yakni posko yang berada di bawah jaringan Ponpes Darussalam Watucongol Timur, Muntilan, Kab. Magelang. Di dalam jaringan posko bantuan kemanusiaan ini, Indipt juga mengirimkan beberapa relawan sejak beberapa hari lalu. Penempatan relawan kemanusiaan ini lebih didasarkan pada realita kebutuhan obyektif di lapangan.
Menurut informasi di lapangan dan dari data teknis jumlah pengungsi di wilayah Magelang yang jumlahnya jauh lebih banyak (65.838 orang) ketimbang wilayah lain. Sementara pasokan distribusi bantuan kedaruratan terutama pangan ke wilayah ini masih jauh dari mencukupi kebutuhan dasar sehari-hari. Maka untuk tahap pertama, bantuan kemanusiaan dari Petani Kebumen Selatan ini didistribusikan ke wilayah ini.     
  
Share this post :
 
Support : Creating Website | bahrun grup | simponi
Copyright © 2011. Suara Muda Kebumen - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by cs
Proudly powered by Blogger