Anggota Komisi I DPR, TB Hasanudin menuturkan bahwa pihaknya terus melakukan pendalaman terhadap kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan TNI yang terjadi di Kebumen beberapa waktu lalu, pasalnya apabila hal ini tidak segera diselesaikan, maka konflik serupa dikhawatirkan akan terjadi kembali.
"Soal kasus kebumen, kami sudah banyak menerima masukan, Kami akan perdalam lagi, termasuk di dalamnya bukan hanya Kebumen,
termasuk masalah tanah yang konflik dengan masyarakat, karena kalau tidak diselesaikan kasus sengketa tanah ini akan terjadi terus. Kan ada jutaan ( hektar - red) tanah yang disengketakan," ungkap Hasanudin seusai diskusi yang bertajuk “Koreksi Masyarakat Sipil Terhadap Perjalanan Reformasi TNI" yang digelar di kantor Kontras, Jakarta, Senin (17/5/2011).Dia juga meyakini, kasus sengkete lahan yang sebenarnya sudah lama terjadi itu akan dapat diselesaikan apabila ada niatan dari seluruh elemen masyarakat termasuk lembaga pemerintahan.
"Mari kita duduk seluruhnya, masyarakat, pemerintah, kemudian DPR untuk menyelesaikan, dan saya yakin bisa asal ada niat baik dinatara kita semua" lanjutnya.
Selain itu, Hasanudin juga menuturkan latihan TNI yang digelar di Kebumen sebenarnya bisa dilakukan ditempat lainnya dan bukan ditempat yang disengketakan.
"Luas wilayah itu masih cukup besar, sehingga latihan di tempat yang lain masih bisa, tetapi bukan di wilayah yang menjadi sengketa" ungkpanya Hasanudin.
Selanjutnya, dia juga meminta agar pihak TNI menghentikan latihan militer di wilayah Kebumen yang dilanda sengketa itu, hal ini untuk menghindari terjadinya provokasi terhadap daerah lainnya. [nurholis]

